ARSIP
PELATIHAN KTSP
- Akhmad Samiri
Benum Hill Resort, 15 November Pencapaian sukses Ujian Nasional Tahun 2008/2009 tidak hanya terfokus pada siswa didik. Kepala Sekolah, Guru, dan Tenaga Administrasi Sekolah Indonesia Kuala Lumpur pun digembleng oleh Direktorat Jenderal Mendikdasmen Depdikbud Jakarta Jumat s.d. Minggu (14-16/11)
Tujuan penataran : pemahaman UU, Permendiknas ,Standard Nasional Pendidikan, Kriteria Ketuntasan Minimal, Penyusunan Perangkat Pembelajaran, Menulis soal berstandard nasional, Meprediksi soal-soal Ujian Nasional 2008/2009.
Menanggapi banyaknya pertanyaan tentang ketuntasan belajar siswa. Drs. Endar Rusmanto dan Agus Hermawan,S.Pd, narasumber dari kantor Direktorat Jenderal Managemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nainal Jakarta secara retoris menjawab,"Ketuntasan belajar siswa harus dicapai. Jika belum harus diremedial sampai benar-benar tuntas.Apakah akan merepotkan guru? Jangan Tanya. Itulah guru. Itu tantangan. itulah seninya guru. Guru harus selalu meningkatkan diri, dan guru harus tahu diri: mengapa jadi guru?"
Di tengah kesibukan mengajar di SMA 26 Bandung, Agus Hermawan, S.Pd. telah berkeliling di seluruh pelosok Indonesia untuk menyosialisasikan Kurikuum Tingkat Satuan Pendidikan.( KTSP ). Dia merasa senang di Kuala Lumpur, selain memberi penyuluhan untuk Sekolah Indonesia Luar Negeri, juga bisa untuk melakukan studi banding terhadap sekolah-sekolah kebangsaan Malaysia. Pengalaman ini akan menambah masukan bagi Ditjen Dikdasmen dalam kebijakannya terhadap sekolah luar negeri.
"Kami siap SIK sebagai menjadikan pilot projeck model sekolah bertaraf inernasional, karena sesngguhnya sekolah-sekolah di luar negeri yang secara langsung berhubungan dengan lingkungan internasional. Kami harus mampu bersaing dengan out put sekolah-sekolah internasional."






