ARSIP

MOS TAHUN PELAJARAN 2009/2010 : HARI KETIGA
  • Dian Elisatun N

Kuala Lumpur, 16 Juli. MOS Tahun Pelajaran 2009/2010 cukup berkesan. Itulah yang terpancar pada wajah peserta. Peserta MOS tetap bersemangat untuk hadir walaupun mengetahui MOS adalah kegiatan yang melelahkan.

Mengingat kembali tujuan MOS,"Mengenali lebih jauh tentang SIK dan membina kepribadian yang mandiri dan berpikiran maju. Hari ketiga MOS berakhit dengan sukses tanpa disertai kecederaan fisik. Itu semua berkat kerja keras panitia dalam melaksanakan tugasnya.

Ada satu saat dimana peserta tidak dapat membantah. Terdiam bila panitia mulai mengoleskan lipstik & bedak pada wajah tiap peserta. Warna merah & putih menambahkan lagi seri penampilan peserta.

Setelah didandani, bunyi debaran terdengar pada acara pembacaan surat cinta. Beberapa surat telah terpilih dan hanya tinggal memanggil nama sang peserta. Inilah yang menguji mental peserta agar berani menerima tantangan.

Selanjutnya adalah puncak dari segi kegiatan. Tak lain adalah penutupan. Pada awalnya, dipanggil dua orang peserta & 1 kelompok maju kedepan kemudian seluruhnya dimarahi habis - habisan.

Sehingga suasana menjadi tegang, panitia mengumumkan dua orang yang dipanggil tersebut. Aulia dan Yuniar terpilih sebagai peserta terbaik. Manakala kelompok Cayo sebagai kelompok terbaik, yang turut diberikan hadiah.

Suasana penuh keharuan ketika panitia mengajak peserta sersalam - salaman & bermaaf - maafan. Di sini barulah peserta sadar akan maksud MOS sebenarnya.

Pesan guru juga tidak ditinggalkan. Bapak Saparudin, Ibu Nunun & Bapak YUsuf turut menyampaikan materi sementara Bapak Inton tegas mensosialisasikan peraturan sekolah.

Usailah sudah segala kepahitan & kesusahan yang dialami peserta. Selama tiga hari merasa sebuah kebersamaan. Peserta dilatih dan diharapkan agar menjadi siswa yang siap, berani, mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab kelak.

"MOS 2009/2010 resmi saya tutup." demikian kalimat penutup yang disampaikan kepala sekolah dalam mengakhiri acara.