ARSIP
PEMILU 2008, PNS HARUS NETRAL
- Akhmad Samiri
Kuala Lumpur, 04 Desember. Pesta demokrasi di Indonesia semakin marak. Masing-masing partai menebar pesona. Konstituen muda di daerah marginal dieksplor untuk mendulang suara.
Malaysia, sekalipun bukan provinsi Indonesia namun jumlah pemilihnya bisa melebihi satu provinsi di Indonesia. Sekitar 2 juta Tenaga Kerja Indonesia yang sedang berjuang mencari devisa jadi sasaran tembak bagi orang-orang yang mengicar kursi dewan di daerah pemilihan DKI Jaya..
Sosialisasi Pemilu 2009 gencar dilakukan KBRI Kuala Lumpur di seluruh pelosok Malaysia. Segala persiapan pemilihan umum telah diprogramkan. Koordinasi dengan Kepala-kepala perwakilan, home staf, lokal staf, serta tokoh-tokoh masyarakat pun senantiasa digelar
Namun hingar-bingar Pemilu harus disikapi secara proporsional. Masing-masing orang harus tahu dan sadar hak dan kewajibannya.
"Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus netral. Jangan terlibat aktif dalam salah satu partai. PNS harus bisa melayani seluruh lapisan masyarakat tanpa membeda-bedakan apa partainya. Ingat Ikrar PNS." Demikian salah satu pesan Duta Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur, Tan Sri Dai Bakhtiar Senin lalu saat upacara bendera hari KORPRI di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Jalan Tun Razak.Georgie Wray- Mac. Cann, Caurtney Standfield, Jake Opray.
Ada yang beda dalam tata pencoblosan Pemilu 2009. Pemilih harus membubuhkan tanda centang saja pada kartu suara. Tidak belepotan tinta. Sistem centang pada gambar parpol atau nomor calon atau nama calon dalam surat suara telah disahkan seperti yang tertuang dalam pasal 176 Ayat 1 Huruf b UU No. 10 Tahun 2008 Tentang Pemilu.
Ditanya tentang kesiapan SIK menyambut pesta demokrasi 2008. Kepala Sekolah, Abdul Djawad, S.Pd. menyatakan siap mengamankan kebijakan pemerintah dan seluruh personal SIK siap untuk mengemban tugas.






