ARSIP

DUTA BUDAYA INDONESIA-MALAYSIA

15/06/2008

Ampang. Bertempat di Sekolah Kebangsaan Bandar Baru Ampang, 23 Mei lalu, Tiem Kesenian Indonesia yang diwakili Sekolah Indonesia Kuala Lumpur sukses mengemban misi kebudayaan. Persembahan tiem tari mendapat sambutan meriah dan aplous penggemar budaya serumpun. Tari Merak dan Jaipongan ditampilkan dengan lincah, dinamis, dan eksotis.

Para penari yang tampil adalah pelajar-pelajar SIK. Mereka merupakan penari-penari semiprofessional dari Sanggar Tari Aan Mulyani Dance. Mereka sudah terbiasa tampil di berbagai acara budaya di Malaysia, Singapore, Thailand, dll.

"Ya, Sekolah Indonesia Kuala Lumpur memang selain sebagai pusat pendidikan juga sebagai pusat kegiatan kebudayaan. Berbagai varian budaya daerah Indonesia senantaiasa dikaji dan dipopulerkan kembali lewat misi budaya Indonesia di negara lain. Hal itu akan meningkatkan nilai-nilai nasionalisme bagi warga negara Indonesia dan penghargaan yang tinggi dari masyarakat internasional." Demikian kata Abdul Djawad, S.Pd, Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur saat diwawancarai usai pertunjukan.

Aan Mulyani sebagi pelatih tari merasa bangga karena pertunjukan tersebut suskses. Para pendukung pertunjukan merupakan kombinasi penari senior seperti :Fitria Handayani, Leni Marlina, Nur Aswindari, Ditya Hasna, dan penari yunior yakni : Irna, Siti Indah Pratiwi, Utami, Agustina, Susi Susanti, Sekar.

Rencananya sebagai bentuk balas budaya, Sekolah Menengah Kebangsaan Bandar Baru Ampang akan tampil dengan tari khas Melayu di Hall SIK tanggal 21 Juni 2008 bertepatan dengan penyelenggaraan pentas Tutup Tahun. Pentas Tutup Tahun akan dihadiri Duta Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur, Jend.Pol.(Purn) Dai Bachtiar, home staf, local staf, walimurid, dan undangan khusus lainnya.(Akhmad Samiri)