Category Archives: BERITA SIKL

Pengukuhan dan Silaturrahmi Pengurus Komite Sekolah

Kuala Lumpur-SIKL: Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, Drs. H. Agustinus Suharto, M.Pd., mengukuhkan pengurus Komite Sekolah di ruang rapat, Senin (18/9/2017) sore. Acara pengukuhan disaksikan oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur Prof. Ari Purbayanto dan seluruh guru serta staf SIKL.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah berharap agar pengurus yang baru terpilih dan dikukuhkan dapat melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai wakil orang tua dan mitra guru dalam memajukan sekolah melalui peningkatan mutu layanan pendidikan.

Komite merupakan representasi orang tua untuk mengajak orang tua siswa bersama-sama berkontribusi nyata kepada sekolah dan bukan menjadi pengamat saja. “Ini merupakan komitmen kita berasama karena komite dan sekolah adalah satu kesatuan yang harus bertanggung jawab dalam memajukan sekolah dan mutu pendidikan,” tegas Kepala Sekolah.

Sementara itu, ketua komite baru Harjito berjanji akan meneruskan hal-hal yang sudah berjalan baik selama ini dan tentunya akan meningkatkan hal-hal yang masih kurang terlaksana dengan baik. “Kami ingin membangun komunikasi yang baik dengan sekolah supaya cita-cita sekolah bisa dicapai dengan cemerlang. Untuk itu, mari sama-sama mengimplementasikan pendidikan karakter sebagaimana yang telah diamanatkan oleh pemerintah”, ungkap Harjito.

Atase Pendidikan mengingatkan agar komite bisa bekerja sama dengan orang tua melakukan kegiatan positif. “Jangan sampai orang tua terkesan hanya menitip anaknya ke sekolah. Untuk itu kita prioritaskan keamanan anak-anak kita semua selama berlangsungnya kegiatan belajar mengajar,” jelas Prof Ari Purbayanto. “Jangan mengutik-utik masalah kecil menjadi besar tetapi melakukan hal-hal yang besar untuk kemajuan sekolah dan masyarakat Indonesia di Malaysia,” tambahnya.

Acara diakhiri dengan ramah tamah dan ucapan selamat kepada pengurus baru. (THS)

Pasangan Imam-Citra Unggul di Pemilu OSIS-SIKL

Kuala Lumpur-SIKL: Usai upacara bendera, Senin (11/9/2017) pagi, Sekolah Indonesia Kuala Lumpur tanpak sangat meriah. Semua guru dan siswa berkumpul di halaman sekolah untuk menyaksikan sesi kampanye calon ketua dan wakil ketua OSIS periode 2017/2018.

Adapun pasangan calon yang bertanding adalah pasangan nomor urut 1 (Imam-Citra) dan pasangan nomor urut 2 (Zaki-Icha). Mereka tampil di acara kampanye dengan gaya masing-masing, menyampaikan visi-misi dengan penuh semangat untuk dapat mendulang suara sebanyak-banyaknya dari siswa kelas VI SD, seluruh siswa SMP dan SMA yang total suara berjumlah 239.

Setelah kampanye dan penyampaian visi-misi, beberapa jam kemudian dilanjutkan dengan pencoblosan secara bergilir tiap kelas menuju ke Auditorium Taufiq Kiemas. Proses pecoblosan berakhir pada siang hari.

Usai solat Zuhur, prosesi penghitungan suara merupakan fase yang paling seru. Dengan yel-yel khas masing-masing pendukung calon, ditambah dengan sorakan semangat serta tabuhan rebana suasana menjadi riuh khususnya ketika dibacakan kertas suara sah untuk calon tertentu.

Berdasarkan hasil penghitungan suara, pasangan nomor urut 1 (Imam-Citra) dinyatakan menang telak dan berhasil meraup suara sebanyak 172 Sementara pasangan nomor urut 2 (Zaki-Icha) hanya mengantongi 57 suara.

Pendidikan berdemokrasi dan organisasi di kalangan siswa SIKL sudah cukup bagus. Terlihat dari keikutsertaan mereka dalam memberikan suara. Mereka dinilai cukup memahami proses pemilihan suara dengan indikasi suara yang “tidak sah” yang cukup rendah.

Selamat untuk pasangan yang menang, selamat berbuat untuk sekolah dalam merealisasi visi dan misi SIKL selama setahun kedepan. (THS)

SIKL Siap Pertahankan Juara Umum KS2O

Kuala Lumpur – SIKL: Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) menyatakan siap untuk mesukseskan Kompetisi Sains, Seni dan Olahraga (KS2O) yang akan digelar untuk ketiga kalinya di Malaysia anggal 9-10 September 2017. Pada tahun ini, Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) telah ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggara.

“Kita sudah memiliki pengalaman meraih prestasi gemilang selama ini. Dan pada kompetisi kali ini, kita harus bisa mempertahankan piala bergilir untuk ketiga kalinya berturut-turut supaya menjadi piala tetap”, tegas Kepala Sekolah Drs. H. Agustinus Suharto, M.Pd., kepada semua peserta KS2O dalam acara gladi bersih di Auditorium Taufiq Kiemas, Rabu (6/9/2017) siang.

SIKL akan mengirim full team ke Kota Kinabalu untuk mengikuti kompetisi yang diselenggarakan oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur. Pada tahun ini, kompetisi bukan saja akan diikuti oleh Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) se-Malaysia dan Community Learning Center (CLC) se-Sabah dan Sarawak. Selain itu, juga KS2O juga akan diikuti oleh Sekolah Indonesia Singapura (SIS), Sekolah Indonesia Bangkok (SIB), dan Sekolah Indonesia Davao (SID).

Berdasarkan penilaian pengamat internal, Armansyah Harahap, M.Pd., mengatakan bahwa dari hasil gladi kotor dan gladi bersih yang diselenggarakan oleh sekolah, para peserta yang akan berangkat ke Kota Kinabalu layak mempertahankan piala bergilir yang selama ini dipegang oleh Sekolah Indonesia Kuala Lumpur. (THS)

Gebyar Nusantara SIKL ke Belanda

Kuala Lumpur – SIKL: Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) akan mengirim 36 siswanya untuk mengikuti misi budaya ke Belanda selama dua minggu, mulai tanggal 15 September s.d 28 September 2017. Dalam misi tersebut, siswa akan didampingi oleh tiga orang guru dan satu orang wali murid.

Menurut Ketua Rombongan  ke Belanda, Dra. Ruwiyati menyatakan bahwa persiapan peserta sudah baik sekali, terutama persiapan untuk manggung. “Selama ini rutin kami lakukan berbagai bentuk persiapan supaya misi yang pertama kali ini benar-benar suskses dengan harapan bisa membawa nama baik  sekolah dan Indonesia,” ujarnya saat dikonfirmasi tentang kesiapan peserta, Rabu (6/9/2017) pagi.

Sementara itu, Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur Drs. H. Agustinus Suharto, M.Pd., mengingatkan kepada semua peserta misi kebudayaan ini untuk benar-benar menjiwai dan berdisiplin tinggi dalam mengikuti semua kegiatan, karena misi ini akan membawa nama baik sekolah dan Indonesia di Eropa. “Tunjukkan kemampuan kita dan jadilah duta budaya yang profesional,” tegas Kepala Sekolah di sela-sela acara gladi bersih peserta Kompetisi Sains, Seni dan Olahraga (KS2O) di Auditorium Taufiq Kiemas-SIKL, Rabu (6/9/2017).

Untuk meningkatkan kerjasama antar lembaga, pada kesempatan tersebut, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur dan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Den Haag, Belanda akan menandatangani perjanjian kerjasama atau Memorandum of Understanding. (THS)

Penyembelihan Sembilan Hewan Kurban di SIKL

Kuala Lumpur – SIKL: Seperti tahun-tahun sebelumnya, Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) rutin menjadi tempat berkumpulnya masyarakat Indonesia di Malaysia untuk berkurban. Perayaan Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriyah yang jatuh pada tanggal 1 September 2017, juga dipusatkan di SIKL termasuk kegiatan penyembeleihan hewan yang diselenggarakan pada hari ini, Senin (4/9/2017).

Acara berkurban keluarga besar KBRI dan Sekolah bersama masyarakat Indonesia di Malaysia, dibuka secara resmi oleh Wakil Duta Besar RI Andreano Erwin dalam bentuk penyerahan hewan kurban secara simbolik kepada Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur Drs. H. Agustinus Suharto, M.Pd., yang kemudian dilanjutkan kepada Ketua Panitia Hari Raya Idul Adha, Armansyah Harahap, S.Ag., M.Si.

Dalam pidato sambutannya, Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur Drs. H. Agustinus Suharto, M.Pd., menyampaikan, sekolah sengaja melaksanakan acara penyembelihan hewan kurban di hari Senin supaya siswa-siswa dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, sebagai bagian dari upaya pembelajaran dan penguatan karakter siswa.

Berdasarkan laporan Ketua Panitia, Armansyah Harahap, S.Ag., M.Si., bahwa hewan kurban yang akan disembelih berjumlah 9 ekor sapi. Mereka yang berkurban merupakan Staf KBRI, guru dan siswa SIKL, serta masyarakat Indonesia lainnya baik secara keluarga maupun personal.

Sejak pagi, masyarakat Indonesia sudah berkumpul di halaman sekolah untuk menyaksikan dan membantu prosesi penyembelihan hewan kurban. Mereka perwakilan paguyuban masyarakat dan organisasi masyarakat Indonesia di Malaysia, para pengurus organisasi pelajar Indonesia di berbagai perguruan tinggi Malaysia serta mahasiswa UT Indonesia Pokjar Kuala Lumpur yang merasa terpanggil untuk memeriahkan suasana kurban di kalangan masyarakat Indonesia di Malaysia.

Sesuai data panitia, dari semua hewan yang dikurbankan, akan disalurkan kepada 600 orang mustahik, mereka adalah masyarakat Indonesia di sekitar Kuala Lumpur dan Selangor. “Semuanya sudah terdata dan kita harapkan proses penyaluran daging kurban akan berjalan dengan baik,” jelas petugas penanggungjawab pembagian daging kurban, Ratna Rochmawati, M.M. di sela-sela kesibukannya memantau proses penimbangan daging di halaman belakang sekolah. (THS)

 

 

Sekolah Indonesia Kuala Lumpur Pusat Perayaan Idul Adha 1438

Kuala Lumpur – SIKL: Pada tahun 2017 ini, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur menetapkan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) sebagai pusat perayaan Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriyah bagi masyarakat Indonesia di Malaysia.

Shalat diselenggarakan di Auditorium sekolah, Jumat (1/9/2017). Karena daya tampung gedung Auditorium sekolah terbatas, maka panitia penyelenggara menyiapkan halaman sekolah khusus bagi jamaah perempuan. Bertindak sebagai imam sekaligus khatib adalah Ustadz H. Abdul Halim Syihab, LC,. M.A.

Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, Drs. H. Agustinus Suharto, M.Pd., dalam pidato sambutannya merasa sangat senang sekali dapat menyiapkan tempat bagi masyarakat Indonesia untuk kegiatan shalat Idul Adha dan mengucapkan selamat datang kepada seluruh jamaah. “Kami keluarga besar sekolah dan KBRI Kuala Lumpur merasa senang karena suasana perayaan Idul Adha di sekolah tahun ini begitu ramai yang menandakan kedekatan dan keakraban kita di negeri orang”, ujar H. Agustinus.

Setelah palaksanaan shalat Idul Adha, masyarakat Indonesia beramah tamah sambil menikmati konsumsi yang disediakan oleh panitia penyelenggara berupa nasi kotak dan bakso.

Sementara itu, sesuai rencana penyembelihan hewan qurban akan diadakan pada hari Senin, 4 September 2017.  Pada kesempatan tersebut akan disembeli 9 ekor sapi yang selama ini berhasil dihimpun oleh paniti dari masyarakat Indonesia seperti staf KBRI Kuala Lumpur, guru dan siswa SIKL, ekspatriat dan tenaga kerja Indonesia di Malaysia.

Ketua panitia penyelenggara Idul Adha 1438 Hijriyah, Armansyah Harahap, S.Ag., M.Pd menjelaskan bahwa pada hari penyembelihan hewan qurban, seluruh siswa dan masyarakat akan bergotong royong memprosesnya, mulai penyiapan alat, penyembelihan, pemotongan daging, pembagian dan penyaluran daging kepada mustahik yang telah terdata.

Pihak panitia yang merupakan gabungan ROHIS KBRI dan ROHIS Sekolah, dangan sengaja mengambil hari ketiga pada saat sekolah berlangsung untuk menanamkan semangat kebersamaan dan sosial khususnya menumbuhkan jiwa berkurban siswa.

Berdasarkan informasi dari Wali Kelas VI SD, Darma Bakti Kalbar, S.Pd., M.Si., mengatakan bahwa kelas yang dibinanya berhasil menghimpun sejumlah dana untuk membeli hewan qurban. “Hal ini semata-mata kami lakukan untuk mendidik siswa akan pentingnya jiwa berqurban dan berbagi antar sesama manusia,” jelasnya.

Kegiatan Hari Raya Kurban pada tahun 2017 ini dinilai berjalan dengan baik dan lancar. Semoga Allah menerima pengorbanan kita selama ini. Amin. (THS)

Assesor BAN-SM Visitasi Sekolah Indonesia Kuala Lumpur

Kuala Lumpur-SIKL: Sebanyak empat orang Assesor dari Badan Akreditasi Nasional-Sekolah dan Madrasah (BAN-SM) yang diketuai oleh Dr. Usman Rudiana, N.Pd. melakukan visitasi ke Kuala Lumpur dalam rangka akreditasi Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) yang berlangsung selama tiga hari, 28-30 Agustus 2017. Tiga assessor lainnya adalah: Dra. Hj. Ainun Salim, M.Ed, Dr. Amat Nyoto, M.Pd, dan Dr. Toni Toharudin, M.Sc.

”Tim assesor akan mengevaluasi kembali capaian akreditasi sebelumnya yang semua jenjang sudah mendapat nilai A dan hal-hal yang harus dibenahi kembali demi majunya sistem pembelajaran di SIKL,” jelas Drs. H. Agustinus Suharto, M.Pd., dalam kesempatan briefing bersama dewan guru.

Pada hari pertama visitasi, semua Assesor berkesempatan mengikuti upacara bendera dan menyaksikan pameran ekstra kurikuler yang bertema “Parade Anak bangsa”. Pada kesempatan tersebut ditampilkan semua kegiatan ekstra kurikuler sekolah dan kegiatan lain yang diikuti oleh siswa seperti Home Stay Australia dan Misi Kebudayaan ke Belanda, Klub Literasi, Pramuka, OSIS dan MPK, dan berbagai kegiatan lainnya.Sementara itu, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur Prof. Dr. Ir. Ar. Ari Purbayanto, M.Sc.. yang ikut meninjau stand siswa menghimbau kepada semua siswa supaya dalam belajar menekankan aspek moral. “Siswa harus berkepribadian Pancasila,” tegasnya. (THS)

Mahasiswa IAIN Salatiga Rampungkan Program PPL di SIKL

Kuala Lumpur-SIKL: Delapan orang mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN)Salatiga, Jawa Tengah merampungkan kegiatan program praktik lapangan (PPL) di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (PPL). Mereka berada di Kuala Lumpur selama satu bulan sejak tanggal 27 Juli 2017 hingga tanggal 23 Agustus 2017.

Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) Drs. H. Agustinus Suharto, M.Pd., mengatakan hal tersebut dalam rapat dewan guru SIKL, Rabu (23/8/2017) pagi. “Sambil mempersiapkan semua keperluan akreditasi, siang ini kita akan lepaskan para mahasiswa peserta PPL dari IAIN Salatiga yang telah merampungkan program praktik mengajar selama sebulan penuh di sekolah ini,” jelas H. Agustinus Suhatto.

Mereka yang menjalani program PPL di SIKL terdiri dari lima mahasiswa dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan pada jurusan Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) yakni Nidya Puspita Hapsari, Fita Widyastuti, Nurul Hikmah, Lina Shofiah, dan Lailatul Istianah. Sementara tiga lainnya masih dari fakultas yang sama tetapi menekuni jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) yaitu: Mustaqim, Novianti Nur Khabibah, dan Fitriana Rifaatin.

Kedelapan mahasiswa PPL IAIN Salatiga tersebut dibawah bimbingan Ibu Noor Malikhah, Ph.D Ketua Jurusan Tadris Bahasa Inggris IAIN Salatiga dan Pak Yusuf Ismail, SH.

Sesusi rencana, setelah acara pelepasan, mereka akan terus menuju bandara KLIA Sepang untuk melanjutkan perjalanan kembali ke tanah air. (THS)