Category Archives: Kesiswaan

Sekolah Diminta Perkuat Literasi Siswa

Kuala Lumpur – SIKL: Sekolah Indonesia Kuala Lumpur diminta supaya memperkuat gerakan literasi dikalangan siswa dan juga guru-gurunya yang diaplikasikan dalam pengertian sederhana yaitu kebiasaan membaca dan menulis secara konsisten. Hal tersbut disampaikan oleh Sulton Kamal, S.Ag dalam pidato sambutannya ketika bertindak sebagai pembina upacara bendera Senin (23/10) pagi

Menurut Sulton Kamal, gerakan Literasi Sekolah (GLS) secara resmi digaungkan sejak menteri Anies Baswedan melalui Permendikbud Nomor 23/2015 Tentang Penumbuhan Budi Pekerti (PBP) pada peserta didik di sekolah, yang kemudian dilanjutkan oleh menteri Muhammad Muhajir Efendi di zaman Peresiden Jokowidodo sekarang ini.

“Kebijakan ini lahir karena adanya hasil uji pada Programme for International Student Assessment (PISA) yang dilakukan terhadap peserta didik sekolah di Indonesia,” jelas Sulton Kamal dan melanjutkan bahwa PISA merupakan sistem ujian yang diinisiasi oleh Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) dengan maksud untuk mengevaluasi sistem pendidikan dari 72 negara di seluruh dunia.

Dalam kesempatan tersebut, Sulton Kamal memaparkan banyak hal termasuk bahwa setiap tiga tahun, siswa berusia 15 tahun dipilih secara acak, untuk mengikuti tes dari tiga kompetensi dasar yaitu membaca, matematika dan sains. PISA mengukur apa yang diketahui siswa dan apa yang dapat dia lakukan (aplikasi) dengan pengetahuannya.

“Pada uji PISA 2012 menunjukkan bahwa peserta didik Indonesia berada pada peringkat ke-64 dengan skor 396 padahal skor rata-rata OECD 2012 adalah 496. Sekedar membandingkan saja, ternyata Indonesia kalah jauh dibawah Vietnam yang Reading Scorenya sampai 508, Thailand 441, maupun Malaysia 398, apalagi dengan Singapore 542 dan China 570.”

“Sementara itu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dalam release-nya pada 6 Desember 2016 tentang hasil kajian 72 negara peserta survei PISA 2015, menunjukkan bahwa kemampuan membaca (Reading activities) peserta didik Indonesia belum mengalami peningkatan yang signifikan, skornya 397 hanya naik satu angka saja dari skor yang dicapai pada tiga tahun sebelumnya. Perolehan skor ini masih dibawah capaian negara-negara lain, dan juga tergolong dalam kategori yang rendah, karena perolehan rerata negara-negara OECD peserta survei PISA adalah 496.”

“Oleh Karena itu Gerakan Literasi Sekolah (GLS) harus disambut dengan antusias oleh setiap warga sekolah demi terwujudnya generasi anak bangsa yang lebih baik,” tegas Sulton Kamal yang menilai bahwa khususnya bagi sekolah-sekolah Indonesia yang berada pada golongan daerah 3T yaitu sekolah yang ada di garis terdepan, terluar dan tertinggal. Sekolah Indonesia di luar negeri seperti Sekolah Indonesia Kuala Lumpur adalah salah satunya karena memang berhadapan dengan bangsa lain di negara setempat. (THS)

Di Bali, Anggota Purna Paskibra KBRI Tekuni Budaya Lokal

Denpasar-SIKL: Pulau Dewata menjadi tujuan study tour anggota purna Paskibra KBRI Kuala Lumpur untuk menambah wawasan dan bertukar pengalaman banyak hal khususnya dengan para purna paskibra dari SMKN 1 Denpasar terkait kearifan budaya lokal pulau wisata termasyhur di dunia itu.

Selama bersilaturrahmi ke sekolah tersebut, rombongan yang terdiri dari guru dan siswa Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) itu disambut dengat hangat oleh Kepala Sekolah SMKN 1 Denpasar I Ketut Suparsa ST., MT bersama guru dan staf serta para pengurus OSIS.

Setibanya rombongan SIKL di lingkungan sekolah, mereka disambut dengan persembahan tarian Sekar Jagat yang oleh masyarakat Hindu Bali, tarian tersebut biasanya digunakan sebagai tarian pembukaan dalam satu acara penting.

Sebagaimana disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolahnya, bahwa fokus SMKN 1 Denpasar adalah di bidang teknologi. Pihak sekolah merasa sangat senang sekali dengan kunjungan SIKL dan berharap dapat menjalin hubungan lebih baik kedepannya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SIKL Drs. H. Agustinus Suharto, M.Pd., mengaku sangat berterima kasih dan senang bisa berkunjung ke SMKN 1Denpasar dan diterima dengan begitu mesra. “Kita tunggu kunjungan balasan pihak SMKN 1 Denpasar bertandang ke Kuala Lumpur lagi,” undang H. Agustinus Suharto secara lisan sambil melirik kepada Kepala Sekolah SMKN 1 Denpasar.

Sebagai tanda ingat, kedua pihak mengakhiri pertemuan dengan bertukar cideramata sebagai kenang-kenangan. (THS

Karateka SIKL Dominasi Goju Kai Champhionship 2016

Bagi, Selangor – KK Goju Kai Selangor menyelenggarakan kejuaraan “KK 8th Goju Kai Karate Championship 2016” di Infrastructure University Kuala Lumpur ( IUKL) Unipark Suria Bangi, Selangor yang dibuka secara resmi oleh YB. Abd. Aziz Abd Rahman, Direktur Jabatan Pemuda dan Olahraga wilayah persekutuan Kuala Lumpur.

Acara yang diikuti oleh 350 karateka dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand serta pasukan khusus Sekolah Indonesia Kuala Lumpur ini, berlangsung selama dua hari (19-20 November 2016). Dalam kesempatan ini, Dojo SIKL mengirim 25 Karateka putra dan putri mulai umur 6 tahun hinga umur 13 tahun.

juara-karate-2-2016juara-karate-1-2016Pada kejuaraan ini, mempertandingkan kategori KATA dan KUMITE mulai dari kelompok umur 6 s/d 13 tahun Junior dan 14 s/d 21
senior.

Dalam kejuaraan bergengsi tersebut, Dojo SIKL mengirim 25 peserta. Mereka bertandang ke arena kejuaraan didampingi oleh Pelatih Utama Sinsei Amirul Iman Bin Dollah, Assisten pendamping 1 Kuntoro Adi Juanda dan Assisten pendamping 2 Inton TS.

“Selama kejuaraan, tim Djojo SIKL menampilkan kemampuan terbaik mereka dan hasilnya cukup membanggakan,” jelas Inton Tyas Suprapto, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SIKL saat dikonfirmasi melalui telepon genggamnya, Minggu, 20 November 2016 malam.

Lebih lanjut, Inton Tyas Suprapto mengatakan bahwa sebanyak 13 karateka SIKL berhasil membawa pulang medali, mulai dari perunggu hingga medali emas, dengan perincian 1 medali emas, 2 medali perak 
dan 10 medali perunggu.

Prestasi para karateka SIKL ini diumumkan kembali di depan siswa dan guru SIKL seusai upacara bendera dan penyerahan medali kepada pemenang oleh Kepala Sekolah, Drs. H. Agustinus Suharto, M.Pd.

Adapun hasil perolehan yang diraih oleh Dojo SIKL adalah sebagai berikut:
Kategori Pertandingan KATA
1. Medali perunggu putri K 6-7 thn KATA ( Thalita Vania Syabella
2. Medali perak putra K 6-7 thn KATA ( Bryan Utama Rasyad)
3. Medali perak putra K 8-9 thn  KATA ( Muhammad Aga Rahman Firdaus)
4. Medali emas putri K 10-11 KATA ( Halimatul Sa’adiyah)
5. Medali Perunggu putra K 6-7 thn  KATA (Aljadi Azman Ariffin)
6. Medali Perunggu putra K 6-7 thn KATA (Octavandiaz Nimdhito Purnomo)
7. Medali perunggu putra  K 6-7 thn KATA (Sayyif Ibrahim Gouden Hud)
8. Medali perunggu putri KATA (Shafira Nuraini Anindya Saraswati)
9. Medali Perunggu Putra KATA 8-9 thn KATA (Muhammad Hafizh Nurhasan)
10. Medali Perunggu Putra KATA 14-15 thn ( Arif Muizzudin)

Tiga peserta dari kategori KUMITE adalah:
1. Medali perunggu putri KUMITE 10-11 thn (Halimatul Sa’adiyah)
2. Medali perunggu putra KUMITE 11-12 thn (Muhammad Afif Bintang Mahameru)
3. Medali perunggu putra KUMITE 13-14 thn (Muhammad Siddiq Idris Azzam). (THS&ITS)

29 Siswa SIKL Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Karate Shito Ryu

Kuala Lumpur – SIKL : Sebanyak 29 siswa SIKL yang mengikuti ekskur karate menjalani ujian kenaikan tingkat atau kenaikan sabuk. Ujian diselenggarakan di Combat Sport Training Centre, Junction J10 Sports Complex International Islamic University Malaysia (IIUM), Minggu, 9 Oktober 2016.

Ujian yang diikuti oleh 300 karateka dari 5 Dojo yang ada di wilayah Kuala Lumpur dimulai tepat pukul 9.00 pagi. Antara jenis ujian kenaikan sabuk yang diujikan adalah White Belt, Yellow Belt, Green Belt, Blue Belt, Purple Belt, dan Brown Belt masing-masing 2 dan 4 Kyu.

Pada kesempatan tersebut, Pelatih Karate SIKL sekaligus sebagai Dewan Pelatih Selangor Association of Shito Ryu Karate Malaysia Amirul Iman mengatakan ujian kali ini sangat berat dimana materi di tiap tingkatan  memerlukan  latihan yang serius dan berkelanjutan.

Dua minggu menjelang pelaksanaan ujian kenaikan tingkat, ekskur karate SIKL menambah porsi latihan yang dilaksanakan di IIUM Gombak. “Kami tingkatkan porsi latihan dari sekali seminggu menjadi 4 kali setiap minggu,” papar Amirul Iman.

Turut hadir memberi dukungan dan semangat yaitu para orang tua siswa. (BS)

ISCF Under 23 – Tim Futsal SIKL Juara Umum

Petaling Jaya – SIKL: Tim futsal SIKL kembali meraih prestasi sebagai Juara Umum dalam kategori under 23 di ajang ISFC CUP yang ke-11. Kegiatan ini diselenggarakan oleh komunitas Indonesian Student Center Fellowship yang ada di Malaysia dan bekerjasama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) ini dilaksanakan setiap tahun dalam rangka menyambut hari Sumpah Pemuda.

Sebanyak 18 tim yang ikut bertanding merupakan perwakilan dari berbagai kampus yang ada di Malaysia ini diselenggarakan di Sunway Extreme Park Sunway Petaling Jaya, Selangor pada hari Sabtu 08/10/2016.

SIKL menurunkan tim utama yang didampingi oleh pelatih Ekstrakurikuler Bapak Inton Tyas Suprapto sekaligus sebagai wakasek kesiswaan. SIKL bermain sangat terampil dan konsisten sejak pertandingan pertama sampai ke babak final. ujar Inton Tyas Suprapto.

Pada kesempatan yang sama, selain membawa pulang piala juara umum, SIKL juga dinobatkan sebagai tim yang mencetak gol terbanyak selama pertandingan berlangsung, selain itu kategori The Best Player diraih oleh M. Ali Naufal dan The Best Goal Keeper oleh M. Dava Prayudha.

Kepala Sekolah SIKL Bapak Agustinus Suharto menyampaikan ucapan Selamat kepada tim futsal SIKL serta berpesan bahwa prestasi Akademik dan Non-akademik harus berjalan beriringan. (BS)

Tim Futsal SIKL ikuti ISCF Cup 2016

Petaling Jaya 08/10/2016. Tim SIKL mengikuti turnamen ISCF (Indonesian Student Center Fellowship) yang diselenggarakan oleh PPIM dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober.  Selama keikutsertaan turnamen tersebut, tim SIKL didampingi pelatih sekaligus Wakasek Kesiswaan Bp. Inton Tyas Suprapto.  ISCF yang ke 11 pada tahun di bertempat di  Sunway Extreme Park Sunway Petaling Jaya, kegiatan yang diikuti oleh 18 tim ini dibuka oleh Wakepri Bp. Freddy Panggabean. (BS)

Semarak Sambutan Tahun Baru Islam 1438 Hijriyah

Kuala Lumpur – SIKL: Keluarga Besar Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) merayakan sambutan Tahun Baru Hijriyah yang mengusung tema “Islam Gemilang Dalam Bingkai Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW”. Hadir dalam kesempatan ini Pejabat Fungsi Pensosbud KBRI Kuala Lumpur, Ketua Komite sekolah, Dharma Wanita KBRI Kuala Lumpur, wali murid, staf KBRI dan seluruh keluarga besar sekolah.

Dimulai dengan irama gamelan oleh siswa-siswi kelas IX SMP yang dengan lincah dan telaten memain irama lagu solawat bimbingan maestro SIKL, Bpk. Djamal Bakir.

Para guru tak ketinggalan memeriahkan acara yang bernuansa putih ini. Pak Herman Sahara dan tim akustiknya mengalunkan lagu “Hanya Nama-Mu”. Sementara itu, kolaborasi gamelan dengan Pak Marjuki dan Pak Romitar yang membawa lagu-lagu bernafaskan Islam telah menambah khidmatnya acara.

OSIS SIKL sempat menghipnotis semua yang hadir dalam aula sekolah dengan lagu “Dengan Nafasmu” yang kemudian dilanjutkan dengan tayangan film pendek hasil kreasi siswa SMA-SIKL.

Acara kembali khidmat dan hening dengan alunan ayat suci al-Qur’an oleh Ustadz Darwin Hasibuan dan juga saat tim Haflah yang mengalunkan ayat-ayat suci al-Quran dan solawat secara berkelompok.

Kepala Sekolah, Drs. H. Agustinus Suharto, M.Pd dalam pidato sambutannya menegaskan bahwa diadakannya sambutan dan perayaan tahun baru Islam ini karena keluarga besar sekolah ingin memberi makna edukasi dalam menyambut dan memperingati tahun baru dengan penuh nilai edukasi.

Kepala Sekolah berharap, refleksi tahun baru hijriyah ini membawa perubahan besar bagi sekolah dan juga masyarakat Indonesia di Malaysia. Di sela-sela acara, Kepala sekolah juga melantik ROHIS sekolah. Adapun Ketua ROHIS Putra, Muhammad Amirul Reza dari kelas X IPS dan Ketua ROHIS Putri, Citra Agustin dari kelas X IPA.

Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Kuala Lumpur, Bpk. Trigustono yang menyampaikan sambutan Duta Besar Herman Prayitno menggarisbawahi perubahan pola fikir, sikap ke arah yang lebih positif supaya kita selalu maju dan berkembang sesuai dengan makna hijrah yakni dinamis.

Harapan perubahan bagi sekolah dan pelajar juga disampaikan oleh Ketua Komite Sekolah, Dr. Lily Yuliadi. “Kita warga sekolah dan sebagai muslim harus berwawasan global supaya kita bisa berperan untuk kemajuan sekolah,” ujarnya.

Makna hijrah disampaikan oleh penceramah dari Sumatera Utara, Ustadz  Khairul Akmal Tambuti yang mengupas nilai-nilai hijrahnya kaum muhajirin dari Mekah ke Madinah yang menjadi simbol perubahan masyarakat Islam menuju kemenangan, kedamaian dalam nuansa persaudaraan yang hakiki.

Diharapkan  pelajar-pelajar dapat mengambil hikmah dari acara sambutan tahun baru hijriyah supaya terbiasa mengawali tahun baru dengan cara yang mendidik moral.* (THS)

Siswa TK SIKL Ikuti Kegiatan Belajar di Alam Terbuka

Kuala Lumpur – SIKL: Sedikitnya 20 Siswa TK-SIKL melakukan kegiatan belajar di alam terbuka. “Kami biasakan murid mengenal alam flora dan fauna secara langsung” jelas Ibu Sri Nurhayati, M.Pd yang ikut mendampingi siswanya bersama empat wali murid TK, Selasa (26/9/2016).

Setelah dilepas oleh Plh. Kepala Sekolah, Marwata,S.Pd, M.Pd. mereka menuju ke Botanical Garden, Tasik Perdana, Kuala Lumpur. Di Botanical, para siswa mendapat pengarahan tentang flora fauna dan materi lain yang  bisa dilihat secara langsung.

Lebih terperinci, Ibu Sri Nurhayati mengatakan, ke Botanical, siswa TK  belajar tentang tema lingkungan. mengenali laingkungan alam bebas, kegiatan lain bermain permainan outdoor dan bernyanyi di alam terbuka. (THS)