Category Archives: Humas

Menteri Pemuda dan Olahraga Sambut Kedatangan Rombongan Paskibra KBRI Kuala Lumpur

Jakarta – SIKL: Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi menyambut kedatangan rombongan Paskibraka Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur tahun 2016 di kantornya, Senin (26/9/2016) sore.

Rombongan yang terdiri dari siswa-siswi Sekolah Indonesia Kuala Lumpur tersebut bertandang ke Jakarta dengan didampingi oleh Kepala Sekolah, Drs. Agustinus Suharto, M.Pd., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Inton Tyas Suprapto, S.Pd. dan Pembina Paskibra SIKL, Drs. Sudirman.

Menteri Imam Nahrawi dalam obrolan santai dengan rombongan Paskibraka KBRI itu mengaku senang sekali bertemu putra-putri Indonesia yang dengan penuh dedikasi dan disiplin dalam mengemban tanggungjawab negara.

Imam Nahrawi sempat curhat, saat remaja ingin jadi pasukan pengibar bendera di istana. “tapi sayang sekali, hanya lolos sampai tingkat kabupaten,” kisahnya.

Pada kesempatan yang sama, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu berharap agar putra-putri Indonesia di Malaysia dapat menjadi jurubicara Indonesia di Malaysia dalam upaya pencitraan negara khususnya di bidang sosial dan budaya. (THS)

Kepala Sekolah Resmikan Ruang Konseling

Kuala Lumpur-SIKL: Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, Drs. H. Agustinus Suharto, M.Pd meresmikan ruang konseling. Ruang yang didisain khusus ini resmi dipakai setelah acara pengguntingan pita oleh Kepala Sekolah, Senin, (19/9/2016).

“Ini ruang serbaguna. Bisa dipakai untuk konseling, menerima tamu, teleconference, dan apa saja yang sifatnya ringan,” papar Kepala Sekolah kemudian menambahkan bahwa dirinya senang sekali karena peresmian ruang dengan interior yang cukup representatif ini bertetapan dengan hari ulang tahunnya yang ke-53.

Usai pengguntingan pita, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai tanda syukur dan kekeluargaan. (THS)

Duta Besar Herman Prayitno Membuka Acara Qurban

Kuala Lumpur – SIKL: Hari ini, Selasa, 13 September 2016, Duta Besar Herman Prayitno membuka acara qurban di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur. Sebanyak 11 ekor hewan qurban disembelih dan dibagikan kepada masyarakat Indonesia di sekitar Kuala Lumpur.

Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, Drs. H. Agustinus Suharto, M.Pd., dalam pidato sambutannya menyatakan bahwa panitia qurban yang terdiri dari guru sekolah dengan dibantu oleh Rohis KBRI, siswa SIKL dan masyarakat Indonesia telah melakukan persiapan yang baik sekali.

Sementara itu, Duta Besar menjelaskan bahwa ibadah qurban merupakan momen penting bagi umat Islam untuk mensucikan harta dan berbagi kebahagiaan kepada yang tidak mampu.

Duta Besar menghimbau supaya masyarakat Indonesia dapat melaksanakan ibadah qurban dengan baik dan memastikan proses pembagiannya sesuai target yang seharusnya menerima.

Pelaksanaan proses penyembelihan dimulai pukul 10.00 pagi dan berakhir pada pukul 18.00 sore. Tampak hadir beberapa pejabat fungsi KBRI Kuala Lumpur dan para ekspatriat Indonesia di Kuala Lumpur.

Ketua Panitia Qurban, Bpk. Sulton Kamal mengaku senang sekali karena acara berjalan dengan baik sesuai harapan. “Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang dengan penuh keikhlasan mensukseskan kegiatan ini.” Ungkapnya haru. (THS)

Penyembelihan Hewan Qurban di SIKL Tetapkan 11 Ekor Sapi

Kuala Lumpur – SIKL: Panitia penyelenggara penyembelihan hewan qurban yang akan dilaksanakan di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) sifatnya sudah final. “Persiapan pelaksanaan penyembelihan dan penetapan penerima daging serta disain acara qurban di sekolah sudah sangat matang,” jelas Ketua Panitia Qurban, Sulton Kamal, S.Ag dalam rapat teknis mekanisme pelaksanaan acara penyembelihan hewan qurban, Kamis, 8/9/2016 sore.

Lebih terperinci, Sekretaris Panitia Qurban, Armansyah Harahap, S.Ag., M.Pd menjelaskan bahwa jumlah hewan qurban pada tahun ini sebanyak 11 ekor sapi, sesuai kesepakatan kesemuanya akan disembelih pada hari Selasa, 13 September 2016.

Adapun sumber hewan qurban adalah 1 ekor sapi dari keluarga Duta Besar Herman Prayitno, dan 10 ekor sapi hasil partisipasi keluarga besar sekolah dan KBRI Kuala Lumpur.

Berdasarkan informasi dari ketua panitia, acara akan dibuka oleh Duta Besar Herman Prayitno dan akan dihadiri oleh Keluarga Besar KBRI Kuala Lumpur dan masyarakat.

Adapun para penerima daging qurban akan ditertibkan dengan kupon khusus yang diterbitkan oleh panitia beberapa hari sebelum hari H. (THS)

Menjelang Peringatan HUT RI Ke-71, SIKL Selenggarakan Sports Day

Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI yang ke 71, Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) menyelenggarakan Sport Day, Sabtu, 13 Agustus 2016. Acara diikuti oleh berbagai elemen masyarakat Indonesia di Malaysia seperti Keluarga KBRI Kuala Lumpur, guru dan staf SIKL serta sedikitnya 500 orang masyarakat Indonesia Yang terdiri dari ekspatriat, wali murid, dan siswa-siswi sekolah Indonesia.

Dengan tujuan merajut tali silaturrahmi, masyarakat Indonesia di Kuala Lumpur berkumpul di jantung kota negara tetangga Indonesia. Acara dikemas dalam bentuk Sport Day oleh Keluarga Besar Sekolah Indonesia Kuala Lumpur dengan dukungan Kedutaan Besar Republik Indonesia dan Komite Sekolah.

Turut hadir dalam acara itu beberapa pejabat KBRI Kuala Lumpur antaranya Pejabat Fungsi Konsuler, Pak Yusron, Atase Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Ari Purbayanto, SLO Polri, Kombes Pol. Aby Nursetyanto, Atase Pertahanan, Kol. Iwan Bambang, Ketua Komite SIKL, Dr. Lily Yuliadi,

Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, Drs. H. Agustinus Suharto, M.Ed., yang juga Penanggungjawab acara menegaskan, ini acara silaturrahmi sekolah dan masyarakat Indonesia dalam rangka menyamakan persepsi pendidikan di hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia yang ke-71 ini.

Hal ini penting, jelas Kepala Sekolah, karena lembaga yang dipimpinnya bukan saja mengurus urusan pendidikan semata, tetapi juga mengemban tugas pelayanan dan membawa misi pencitraan negara dan bangsa Indonesia di luar negeri. Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Komite, Dr. Lily dan Atase Pendidikan, Prof Ari Purbayanto dalam sambutan mereka.

Acara berangsung meriah, benar-benar terasa bagi masyarakat Indonesia di luar negeri yang walaupun tanpa acara pawai budaya tetapi ada bazar aneka kue dan makanan khas daerah di Indonesia, permainan tradisional serta hiburan.*(THS)

Siswa SIKL Tembus 10 Besar Lomba Debat Siswa Tingkat Internasional

Kuala Lumpur – SIKL: Siswa Sekolah Indonesia Kuala Lumpur yaitu Ardela Maharani, Dhyna Annisa Putri Gultom dan M. Fahri Husaeni berhasil lolos peringkat 10 besar dalam acara 8th Musleh International Student Debating Championship 2016. Acara berlangsung selama empat hari (11-14 Agustus 2016) di Pusat Dagangan Dunia Putra (PWTC) Kuala Lumpur, Malaysia.

Perlombaan yang cukup bergengsi ini diikuti 57 sekolah menengah dari berbagai negara seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, Palestina, Qatar dan beberapa negara lainnya.

Dra. Asri Rahayu yang merupakan guru pendamping dari SKL menjelaskan, debat ini terdiri dari 3 kategori yaitu debat bahasa Arab, bahasa Melayu dan dan juga bahasa Inggris.

“Untuk siswa SIKL mengikuti lomba kategori bahasa Inggris. Dan ini yang pertama kali sekolah mengirim peserta ke ajang debat internasional,” jelas Dra. Astri saat dikonfirmasi melalui telpon selularnya, Minggu, 14 Agustus 2016 malam. (THS&AR)

Mahasiswa IAIN Salatiga Kembali Magang di Kuala Lumpur

Kuala Lumpur – SIKL: Untuk kesekian kalinya Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga, Jawa Tengah, mengirim enam orang mahasiswanya ke Sekolah Indonesia Kuala Lumpur untuk menjalankan tugas praktek mengajar (magang). Kegiatan praktek mengajar di Kuala Lumpur tersebut akan berlangsung selama sebulan yakni 8 Agustus sampai 5 September 2016.

Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, Drs. H. Agustinus Suharto, M.Pd., merasa senang sekali menerima kedatangan mahasiswa IAIN Salatiga, Senin, 8 Agustus 2016 di ruang rapat sekolah. “Kami senang karena SIKL terpilih menjadi tempat praktek mengajar dan tentunya kami berharap peserta magang mendapat pengalaman berharga selama beraktivitas di sekolah ini,” ujar Kepala Sekolah.

Peserta magang ke Kuala Lumpur didampingi oleh Bapak Andrew William Fangidae dari BPKLN Kemdikbud RI dan Ibu Feny sebagai dosen pembimbing. Kepada peserta magang, kedua pendamping berpesan supaya berdisiplin dan mengikuti semua arahan yang sudah terjadwal baik oleh sekolah khususnya guru pamong supaya tercipta kesan yang baik sampai akhir tugas magang nanti.

Antara peserta magang pada tahun ini adalah: M. Sabar Prihatin, Fita Farichah, Laili Nur Azizah, Uswatun Hasanah, Siti Mahani’ah, dan Muhammad Roisul Ashdaq yang terdiri dari Jurusan Pendidikan Agama Ismail (PAI) dan Tadris Bahasa Inggris (TBI). (THS)

Siswa Malaysia Senang Bisa Mengikuti Workshop Seni dan Budaya Indonesia

Kuala Lumpur-SIKL: Puluhan siswa dari berbagai instritusi, sekolah dasar dan menengah tekun mengikuti Workshop Seni dan Budaya Indonesia yang diselenggarakan oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur, Malaysia dan bekerjasama dengan Fungsi Pensosbud dan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL).

 Pengisi materi selama kegiatan berlangsung adalah instruktur berpengalaman di bidangnya yaitu instruktur tari, Ibu Aan Mulyani, S.Pd, instruktur angklung, Bp. Drs Dadang Soleh, dan instruktur gamelan, Bp. Djamal Bakir, BA.

 Workshop berlangsung selama 10 kali pertemuan yang dijadwalkan selama dua jam setiap hari Sabtu dan Minggu pukul 10.00 sampai dengan pukul 12.00. Para peserta mengaku senang bisa belajar seni budaya Indonesia. Hal ini diungkapkan oleh pserta kepada instrukturnya masing-masing dan terlihat dari raut wajah saat tampil di acara penutupan kegiatan.

 Wakil Kepala Sekolah bidang Humas SIKL, Dra. Ruwiyati memperincikan nama-nama instritusi dan jumlah peserta sbb: SM Kebangsaan Aminuddin Baki 6 orang, SM Sains Seri Puteri 16 orang, SM Kebangsaan Puteri Titiwangsa       14 orang, SM Kebangsaan Seri Bintang Utara 7 orang, SM Kebangsaan Gombak Setia 1 orang, International Islamic University Malaysia 2 orang, Akademi Seni Budaya & Warisan Kebangsaan 5 orang, dan dari Heriot-Watt University Malaysia 1 orang.

 Dalam acara penutupan kegiatan, diadakan persembahan sebagai bentuk nyata hasil kegiatan tersebut. Acara penutupan diadakan di KBRI Kuala Lumpur dipilih peserta terbaik dan peserta berbakat. Peraih kategori peserta terbaik dan berbakat (best and talented) dibidang seni lain, bahasa dan ketrampilan lain yang relevan,  untuk mewakili kerajaan Malaysia dalam acara “ International Culture Explore Program” tanggal 18 – 31 Juli 2016, di Jakarta dan Yogyakarta bersama-sama dengan perwakilan dari 22 negara Asia Pacifik.

 Yang terpilih sebagai peserta terbaik dan berbakat adalah: Amirul Nizam Bin Abdul Aziz dari Akademi Seni Budaya & Warisan Kebangsaan (ASWARA). Nurina Alya Binti Meor Abdul Aziz dari SMK Aminuddin Baki

 Dari 10 kali pertemuan, berdasarkan pada kerajinan, motivasi dan pencapaian pembelajaran, telah dipilih tiga peserta terbaik dari masing-masing bidang seni yaitu:

 

Tari, Hasya Aqilah Bt Amir Hamzah dari SMK (P ) Titiwangsa, Angklung, Putri Fareeha Aleysya Bt Aldrin Putra – SMK  Aminuddin Baki, dan bidang Gamelan, Alya Adriana Bt Azhar dari SMK Seri Bintang Utara.

 

Para peserta yang mengikuti Workshop sehingga selesai mendapatkan sertifikat penghargaan dari Kedutaan Besara Republik Indonesia Kuala Lumpur dan buku album Workshop Seni dan Budaya Indonesia tahun 2016.

 

Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI-KL, Professor Ari Purbayanto dalam satu kesempatan menyatakan bahwa diadakannya acara seperti ini untuk memberikan pengetahuan kepada generasi muda di Malaysia aka nasal usul seni music yang sering dilihat di Malaysia. “Ini upaya pelurusan persepsi,” tegasnya.(THS)