Category Archives: Sarana Prasarana

SIKL Serius Tanamkan Nilai Kebersihan Kepada Siswanya

Kuala Lumpur – SIKL: Pendidikan karakter yang termaktub dalam visi dan misi Kurikulum 2013 sedikit demi sedikit diimplemetansikan dalam kegiatan belajar mengajar di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur.

Seusai Upacara Bendera, Senin pagi, 8 Agustus 2016, semua Ketua Kelas menerima set lengkap peralatan untuk membersihkan lingkungan kelas masing-masing yang akan dilaksanakan oleh piket kelas pada setiap harinya.

Adapun peralatan kebersihan dimaksud adalah, sapu keras dan sapu lembut, kemoceng, serokan sampah, tong sampah dan perlengkapan alat pel lantai.

“Kebersihan merupakan tanggung jawab kelas masing-masing dan kita harus membiasakan diri hidup sehat,” ujar Plh. Kepala Sekolah, Marwata, M.Pd., saat briefing pembagian peralatan kebersihan.

Hal ini merupakan program Wakil kepala Sekolah Bidang Sarana Prasarana yang sumber dananya diambil dari dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah). “Kami ingin melatih para siswa supaya lebih mandiri dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar,” jelas Waka Sarana Prasana, Kuntoro Adi Juanda saat ditemui di sela-sela kesibukannya sebagai tenaga pengajar di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, Malaysia.* (THS)

SIKL Memfasilitasi UAS-UT Pokjar Kuala Lumpur

Kuala Lumpur-SIKL: Sekolah Indonesia Kuala Lumpur pada pekan ini memfasilitasi penyelenggaraan ujian akhir semester (UAS) Universitas Terbuka Pokjar Kuala Lumpur. Acara dimulai dengan apel pagi sekaligus peresmian oleh Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, Drs. H. Agustinus Suharto, M.Pd.

Ujian diikuti oleh 368 orang mahasiswa UT Pokjar Kuala Lumpur. Ujian semester pertama tahun 2016 ini akan berlangsung selama tiga hari yakni Minggu (8/5/2016), Sabtu (14/5/2016) dan Minggu (15/5/2016).

Dalam sambutan Kepala Sekolah pada apel pembukaan UAS menegaskan bahwa Sekolah Indonesia ikut berpartisipasi aktif dalam program pemerintah RI terkait pelayanan pendidikan WNI/TKI di Malaysia.

“Saudara-saudara harus semangat dan memanfaatkan kesempatan yang ada selama di luar negeri. Banyak keuntungan belajar di UT bagi mereka yang bekerja yang tentunya kita berharapa di akir kontrak kerja nanti, kalian pulang ke tanah air bisa membawa uang dan sekaligus ijazah.” Jelasnya sambil memberikan contoh bahwa dirinya juga alumni UT serta bisa melanjutkan pendidikan Magister ke perguruan tinggi negeri.

Penyelenggaraan UAS UT di Kuala Lumpur dipimpin oleh Koordinator UT Malaysia, T.H. Salengke dengan petugas khusus dari UPBJJ-UT Batam, Albert Gamot Malau, terbagi kepada 14 ruang umum, 2 ruang Essay, dan 1 ruang khusus bagi 18 mahasiswa UT Pokjar Kediri, Jawa Timur. Adapun pengawas terdiri dari staf KBRI-KL, guru SIKL, dan mahasiswa Indonesia yang sedang melanjutkan studi di perguruan tinggi Malaysia.

Tempat penyelenggaraan ujian akhir semester UT di Malaysia terdiri dari tiga tempat yaitu: Pokjar Kuala Lumpur 368 mahasiswa, Pokjar Johor Bahru 121 mahasiswa dan Pokjar Penang sebanyak 115 mahasiswa.*(THS)

Warga SIKL Sambut Kedatangan Kepala Sekolah yang Baru

Kuala Lumpur-SIKL: Mengawali kegiatan belajar mengajar semester genap tahun pelajaran 2015/2016, warga Sekolah Indonesia Kuala Lumpur menyambut kepala sekolah yang baru, Drs. H. Agustinus Suharto, M.Pd.

Upacara bendera perdana, Senin (4/1/2016) dipimpin langsung oleh kepala sekolah sekaligus menjadi kesempatan yang baik untuk menyapa dan perkenalan dengan warga SIKL. “Prestasi yang telah dicapai sebelumnya tetap kita pelihara dan tingkatkan supaya kedepan kita bisa bersama-sama membawa sekolah lebih maju baik prestasi akademik maupun penampilan sekolah.” tekad Kepala Sekolah di sela-sela pidato perkenalannya.

Seusai upacara, para siswa langsung menyemut mengelilingi kepala sekolah dan rebutan menyalaminya. Dengan senyum Drs. H. Agustinus melayani para siswa yang sangat antusias untuk bertemu kepala sekolah yang baru.

Dalam sesi pertemuan perdana dengan para guru dan staf tata usaha, H. Agustinus mengajak semua pihak bekerja sama dengan penuh ketekunan membangun sekolah supaya lebih maju dan meningkatkan pelayanan pendidikan bagi masyarakat Indonesia di Malaysia.

Prosesi perkenalan di hari pertama diakhiri dengan sesi foto bersama. “Mumpung semua lengkap, mari kita abadikan dengan foto bersama,” ajak beliau dengan raut wajah yang ceriah.

Catatan:          1. 1988 – 2001 sebagai guru tingkat SMA

  1. 1996 – 2001 sebagai Kepala Sekolah SMA Swasta Manna
  2. 2001 – 2003 sebagai Kepala Sekolah Negeri 4 Manna
  3. 2003 – 2006 sebagai Kepala Sekolah Indonesia di Davao City
  4. 2011 – 2015 sebagai Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Bengkulu Selatan

(T.H. Salengke)

Atdikbud KBRI KL adakan Kompetisi Sains dan Seni di SIKL

Kompetisi sains dan seni (KS2) Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) se- Malaysia dibuka secara resmi oleh Duta Besar dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Pemerintah Kerajaan Malaysia Marsekal TNI (Purn) Herman Prayitno.

Sebelum memukul gong pertanda dimulainya ajang kompetisi sains dan seni tersebut, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI sekaligus Plt. Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan ini akan menjadi ajang pembuktian bahwa SILN tidak kalah baiknya dibandingkan dengan sekolah di dalam negeri. “Bahkan tindak lanjut kegiatan ini akan dilanjutkan sampai tingkat regional dan internasional” katanya.

Sementara itu, ketua panitia Alpansyah, M.Pd melaporkan tentang jenis kompetisi pada tingkat SD, SMP, dan SMA yaitu Kompetisi IPA, MM, FISIKA, BIOLOGI, Menyanyi Solo,  Pidato Bahasa Indonesia, Laporan Eksperimen, dan Karya Tulis Ilmiah. Berkaitan dengan peserta kegiatan, SIKL sebanyak 21 orang, SIKK sebanyak 21 orang, Rintisan Sekolah Indonesia Johor Bahru sebanyak 9 orang, turut juga mengirim peserta seluruh CLC Serawak dan bagian Malaysia lainnya.

Turut hadir dalam pembukaan kegiatan Wakepri sekaligus Ketua BP SIKL H. Hermono, Kasubbag PKLN, Tim Juri dari Kementerian Pendidikan dan Juri Lokal Kuala Lumpur, Kepala Sekolah Indonesia Kota Kinabalu, Ketua Komite Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, guru pendamping, beserta seluruh peserta yang akan berkompetisi.

Bertemu kembali eratkan silaturahmi

Kuala Lumpur: Acara yang dilaksanakan pada hari sabtu tanggal sepuluh October lalu merupakan Reuni pertama yang digalang oleh pengurus alumni Sekolah Indonesia Kuala Lumpur. Bertempat di Aula sekolah dan dihadiri oleh Alumni dari berbagai angkatan dan guru, yang aktif dan yang pernah mengabdi suatu ketika dahulu. 

Acara yang semiformal ini disusun dengan makan siang bersama dan dimulai tepat setelah solat zuhur. Acara dipandu oleh gandengan guru dan alumni, lalu dibuka dengan sambutan oleh ketua panitia yang merangkul Ketua Alumni. Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan oleh Ayahanda guru agama terdahulu Bapak Haji Sufian dan tidak kalah pentingnya sambutan oleh wakil kepala sekolah Bpk Sungkono.

Antara isi acara tersebut adalah peresmian pengurus alumni merangkap Reuni pertama. Peresmian disimbolkan dengan memotong kue. Panitia juga menyelipkan acara pemberian penghargaan kepada guru terdahulu disertai ramah tamah diiringi lagu “trimakasih guruku”. Demi menghidupkan suasana, acara disudahi dengan hiburan anak berupa joget dan lomba makan kerupuk, sementara hiburan dewasa menahan balon dan karaoke bersama.

Dengan selesainya acara itu, Pengurus Alumni SIKL telah berhasil menjalankan program pertamanya. Menyadari bahwa untuk mengumpulkan semua alumni bukanlah perkara yang mudah, disamping jarak, persiapan dan keterbatasan dana, namun demikian ketua Acara merangkap ketua Alumni, saudara Almicel beserta rekan panitia sepakat melaksanakan reuni pertama yang kecil ini dengan tujuan merapatkan hubungan angkatan yang sedia ada. “Kami masih baru, tanpa yang kecil kita tidak akan bisa melaksanakan yang besar” tegasnya. Beliau berharap semoga di masa depan dapat memperbaiki dan melaksanakan reuni akbar dengan  lebih baik. Beliau tidak lupa mengapresiasikan penghormatan setinggi-tinggi kepada rekan-rekan yang hadir pada pertemuan itu. (DEN)