Perginya Atdikbud Berjiwa Sederhana

Hari ini kami berduka, Innalillahi wainna ilaihi rojiuun. Keluarga Besar Sekolah Indonesia Kuala Lumpur telah kehilangan Prof. Drs. Rusdi Thaib, M.A, Ph.D, mantan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur yang selama ini banyak memberikan aura posit terhadap sekolah. Beliau meninggal dunia pada hari Rabu, 10/5/2017 di Rumah Sakit Ibnu Sina, Padang.

Almarhum sebelum menjabat sebagai Atdikbud KBRI Kuala Lumpur merupakan seorang dosen senior jurusan Bahasa dan Satra Inggris di Fakultas Sastra Universitas Negeri Padang (UNP ). Setelah menyelesaikan tugas di Kuala Lumpur, beliau kembali menjadi pendidik di UNP sampai beliau menghembuskan nafas terakhirnya.

KBRI Kuala Lumpur khususnya SIKL merasa sangat kehilangan karena beliau telah menorehkan banyak kenangan. Jasa-jasanya dalam mengembangkan pendidikan warga negara Indonesia di Malaysia sangat besar. Beliaulah yang merintis community learning center (CLC) di Sabah dan Serawak dan juga menggagas berdirinya Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK).

Berkat jasa beliaulah maka sampai hari ini anak-anak Indonesia yang berada ladang-ladang sawit di wilayah Sabah dan Sarawak dapat mengenyam pendidikan yang layak melalui program CLC.

Selain mengenang jasa beliau yang juga sangat besar terhadap perkembangan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, SIKL mengenang almarhum sebagai sosok yang sangat sederhana, ramah, rendah hati dan humoris. Di setiap kegiatan bersama SIKL, beliau selalu bercerita tentang masa kecilnya ketika bersekolah dulu dan kemudian memotivasi kami untuk terus maju dan bersemangat dalam menghadapi segala rintangan dalam mendidik anak bangsa.

Banyak prestasi yang sudah beliau torehkan. Bahkan disaat menjelang akhir hayatnya, almarhum masih memberikan ceramah di sebuah seminar di Pangeran Beach Hotel Padang. Ini menjadi bukti bahwa dedikasi beliau terhadap kemajuan pendidikan di Indonesia tidak pernah usai. Selamat jalan Prof. Rusdi. Doa kami menyertaimu. (AR)