Agustinus Suharto: Guru itu Menjadi Panutan

SIKL – Kuala Lumpur 23/09/2018: “Menurut saya, guru itu layaknya artis. Artis yang selalu dirindukan oleh fans-nya. Kehadiran mereka menghidupkan suasana menjadi inspirasi”. Demikian pernyataan Drs. H. Agustinus Suharto, M.Pd, Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur saat menerima 6 orang peserta Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Program Khusus Kelas Internasional Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga – Jawa Tengah kemarin (20/9/2018).

Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa guru merupakan sosok yang mampu menciptakan proses pembelajaran yang menyenangkan. Kehadiran guru dinantikan peserta belajar dengan sukacita dan rasa gembira, karena dipastikan sang guru akan mentransformasi pengetahuan, keterampilan dan sikap dalam kemasan yang kreatif, istilah lain edutainment. “Jangan hanya mengandalkan pendekatan dan metode yang biasa, pakailah bumbu penyedap agar rasa pembelajarannya lebih enak. Mengajarlah dengan hati”. Imbuh pak Agus yang baru saja sukses mengkomandoi Kompetisi Sains, Seni dan Olahraga (KS2O) se-Malaysia pada tangal 14-16 September 2018 yang lalu.

Didampingi Marwata, M.Pd, Wakil Kepala Bidang Kurikulum SMA sekaligus Koordinator guru pamong dan para guru pembimbing Armansyah Harahap, S.Ag.,M.Pd, Sulton Kamal, S.Ag, dan R. Astri Rahayu, S.Pd, Agustinus Suharto mengatakan : “mengingat waktu yang singkat, hanya 1 bulan, saya berharap agar adek-adek peserta PPL senantiasa menjaga kesehatan, jangan home-sickdan cepat beradaptasi supaya mendapat pengalaman secara optimal”. Imbuhnya seraya menutup sambutannya.

Sementara itu, Drs. H. Mufiq, M.Phil, Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah dan Keguruan IAIN Salatiga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) atas penerimaan mahasiswa Praktikan mereka. “Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas kerjasama ini. Saya merasa beruntung dapat berkunjung kemari, dimana menurut kami SIKL merupakan lokasi terbaik bagi mahasiswa kami untuk menggali pengalaman yang berharga”. Pungkasnya seraya menguraikan beberapa keterampilan penunjang yang diharuskan dimiliki para mahasiswa PPL, antara lain penguasaan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris, tahfiz atau hafalan Al-qur’an, keterampilan tari dan softskill lainnya.

Adapun mahasiswa yang mengikuti Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) pada Tahun Pendidikan 2018-2019, yaitu : Mahadewi Putri Intan, Ni’matul Hikmah, Ismi Farihatul Wahidah, Mustafiqul Hilmi, Muhammad Izza Rifqi dan Amaliyatul Fikriyah, dimana masing-masing dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Arab dan Tadris Bahasa Inggris.