Atraksi Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (Sik) Pukau Penonton Dalam Indonesian Food, Handicraft And Culture Festival Di Penang

PENANG (15/10/2011)—Tim kesenian Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIK) tampil memukau dihadapan ribuan penonton dalamIndonesian Food, Handicraft and Culture Festival yang berlangsung pada malam Minggu (15/10/2011) di Pulau Penang.
Dalam acara yang berlangsung di lapangan terbuka itu, tim kesenian yang terdiri dari para siswa dan para guru dari Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIK) menampilkan berbagai atraksi seperti tarian dan nyanyian yang diiringi instrumen angklung. Tarian-tarian yang ditampilan tersebut antara lain LenggangNyai, Bodoran, Singa-singgaan, Reog, danAsmaradana. Sedangkan nyanyian yang diiringi dengan permainan instrumen angklung antara lain lagu Gubahanku, Madu 3, AuntumLeafe, Cari Jodoh, Mojang Periangan, dan Cindai.

Indonesian Food, Handicraft and Culture Festival  merupakan acara rutin yang digelar Konsulat Jenderal Republik Indonesia Negeri Pinang bekerja sama dengan Penang State Tourism Development and culture Office. Dalam kata sambutannya, Konsulat Jenderal Republik Indonesia Negeri Pinang Chilman Arisman, mengatakan bahwa beliau sangat menghargai kerja sama yang telah terjalin dengan baik dengan Negeri Pinang. Festival ini menyajikan keragaman budaya dan produk makanan khas Indonesia, katanya.
Selanjutnya Ketua Menteri Negeri Pinang, Y.A.B. Lim Guan Eng menyambut baikevent kerja sama ini. Kerja sama yang terjalin baik memungkinkan kedua negara bersahabat dapat menikmati keberhasilan secara bersama-sama pula, demikian dikatakannya saat menyampaikan kata sambutan.
Tim kesenian  dari Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIK) yang berkekuatan sekitar 75 orang perserta dari kalangan siswa dan siswa juga guru SIK itu mulai bergerak meninggalkan Kuala Lumpur menuju Penang sehari sebelumnya yaitu tanggal 14 Oktober 2011. Dalam kata sambutannya ketika melepas tim kesenian Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, Kepala Atase Pendidikan Nasional Kedutaan Besar Republik Indonesia, Prof. Rusdi, Ph.D, meminta para peserta untuk menunjukkan performance terbaik serta menjaga kebersamaan dan keperdulian antarsesama  anggota tim.
Masih dalam kesempatan yang sama Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, Elslee Y.A. Sheyoputri, M.Hum. dalam kata sambutannya ketika melepas keberangkatan tim kesenian Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIK) yang akan mengisi acara Indonesia Food, Handicraf dan Culture Festival di Pulau Penang mengatakan “Terima kasih atas kedisipilinan dan kerja keras selama berlatih yang telah ditunjukkan sebelumnya. Jagalah selalu kebersamaan.”
“Persiapan untuk mengisi acaraIndonesian Food, Handicraft and Cultural Festival ini telah dipersiapkan dengan matang,” demikian menurut Inton TS, Ketua Panitia Tim Kesenian Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIK).  Inton TS yang juga wakil kepala sekolah urusan kesiswaaan  itu menjelaskan bahwa latihan-latihan untuk persiap kegiatan ini telah dilakukan hanya sebulan dengan materi (tari dan nyanyi) yang semua baru. 

Leave a Reply