Halima : Bagiku Karate Sebuah Olah Raga Disiplin

Halima : Bagiku Karate Sebuah Olahraga Disiplin

Perempuan bertubuh mungil dan senang senyum ini bernama Halima. Jika ingin menjumpai dan ngobrol santai bersamanya kita cukup datang setiap hari Sabtu pukul 10.00 di Hall Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL).

Perempuan yang duduk di kelas VI SIKL ini, selalu tampak anggun dengan selalu menggunakan pakaian muslimah menutupi auratnya. Ia termasuk lembut dan ramah terhadap teman-temannya.

Tidak disangka dibalik keanggunan dan kelembutannya, ternyata ia merupakan  seorang karateka wati sejati. Ia telah banyak menorehkan prestasi tingkat internasional sejak empat tahun silam.

Keramahannya tertuang ketika tim jurnalistik cilik menemuinya usai menerima piagam dan medali emas atas prestasi yang diperolehnya dari Kepala SIKL Bapak Drs. H. Agustinus Suharto, M.Pd.  dalam sebuah upacara Penerimaan Prestasi Olahraga. (Senin, 10/3-2018).

Berikut hasil wawancaranya.

(TJC = Tim Jurnalistik Cilik)

(HS = Halimatul Sadiyah)

TJC  : “Assalamualaikum Kak Halima. Lagi kegiatan Eskur, ya?”

HS   :  “Waalaikumsalam. Benar lagi Eskur tepatnya Eskur Karate.”

TJC  : “Apakah setiap Sabtu Kakak hadir untuk latihan, Mengapa?”

HS :  “Benar, saya selalu hadir untuk latihan. Kedisiplinan dalam latihan terutama olah raga itu merupakankeharusan. Jika kamu hendak berprestasi kamu harus disiplin.”

TJC  : “Sejak kapa Kakak ikut latihan ini?”

HS   :  “Saya ikut ini sejak usia saya 6 tahun, jadi sudah 6 tahun saya berlatih.”

TJC  :  “Ceritakan dong, prestasiapa saja yang kakakperoleh selama ikut latihan.”

HS   : “Ada beberapa sih prestasi saya, diantaranya :

  1. Tahun 2014 memperoleh Emas kejuaraan karate yang diada kan Sindo TV.Tahun 2015, memperoleh Perak pada kejuaraan Milo Cup.
  2. Tahun 2016 memperoleh emas pada kejuaraan Mayor Tingkat Internasional oleh Negara Malaysia. Dan medali emas pada kejuaraan SilentNight usia 9 tahun.
  3. Tahun 2017 mewakili Sekolah Indonesia KualaLumpur, memperoleh emas, pada keju araan Market KK, dan medali emas pada kejua raan internasional Legend serta medali emas pada kejuaraan Market KK untuk usia 10 – 12 tahun.
  4. Tahun 2018, Mewakili Sekolah juga saya memperoleh medali emaskejuaraan Interna sional Okinawa Online Japan.Medali emas Silent Night usia 12-14 “

“Semuanya katagori KATA. Yaitu kejuaraan menampilkan penguasaan jurus karate.”

TJC  : “Wah, Kakak hebat !Sudah jadi jagoan gini, bagaimana dengan anak-anak yang nakal?”

HS   : (Sambil menghela keringat dari wajahnya)”Karate ini bukan untuk jago jagoan. Walaupun namanya bela diri namun disini kita diajarkan untuk disiplin, rendah hati, dan mencari sahabat yang banyak. Bagiku karate ini sebuah olahraga disipli seperti olahraga lainnya. Untuk mencari sehat.”

TJC  : “Apa nasehat kakak bagi yang ingin menekuni karate ini?”

HS   : “Karate adalah olah raga, cari sehat, sportifitas dan disiplin. Jangan berpikir untuk jago-jagoan. Semoga sukses.

“Terimakasih waktunya Kak.Selamat atas prestasinya. Selamat berlatih lagi.

(Dengan senyum khasnya)”Terima kasih, sama-sama.”

 

Demikian hasil wawancara Tim Jurnalistik Cilik bersama Halima. Walaupun baginya karate itu hanya sebagai olahraga namun kerendahan hati, ketekunan, dan kedisiplinan selalu terpancar dari sikapnya. Semoga kita dapat meneladaninya. (TJC)