Pendidikan Ruhiyah Bagi Siswa SIKL

Gema Sholawat diiringi dentuman rampak bedug yang berirama memecah keheningan pagi, Jumat, 25 Januari 2013 di Aula Sekolah Indonesia Kuala Lumpur. Kerohanian Islam (ROHIS) SIKL mengadakan perhelatan keagamaan–Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1434 H.  Acara yang juga dihadiri oleh mantan Kepala Sekolah SIKL, Elslee Sheyoputri, M.Hum berlangsung sangat meriah berkat penampilan Tim Rampak Bedug Banten SIKL.  

Tanpa terkecuali, seluruh siswa-siswi muslim SIKL dari kelas I SD hingga kelas XII SMA.  Pembawa acara, Adam Rasyid Sidiqi dan Siti Hardiyati membuka acara dengan tahmid dan sholawat,dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, surat Al-Fath ayat 29 oleh Nurlaila, siswi kelas X SMA, dan terjemahannya oleh Abdullah Rasyid, siswa kelas XI IPA SMA. 

Pada pidato pembukaan, Ketua Panitia Ilham Muhammad Agung menyampaikan tujuan dari peringatan Maulidurrasul 1434 H.  Melalui Maulid ini ia berharap kita dapat menghayati perikehidupan Nabi Muhammad SAW, kemuliaan akhlaknya, kesungguhannya dalam berjuang, dan melaksanakan syariat yang dibawanya.

Sementara itu, dalam sambutannya , Kepala Sekolah, Drs. Banjir Sihite M.Pd., berharap agar suasana religius di SIKL semakin meningkat, karena tujuan utama pendidikan adalah membentuk pribadi yang beriman dan bertaqwa.  Lebih lanjut beliau mengusulkan untuk menjadikan hari Jumat sebagai hari religi, yaitu hari yang dipenuhi aktivitas ibadah seperti membaca Al-quran, memperdengarkan lagu-lagu islami, pengumpulan infaq, mentoring agama, dan sholat jumat di sekolah.

Kepala Sekolah juga menyampaikan terima kasih kepada ibu Elslee yang berkenan hadir dan budi baiknya telah merancang pelatihan Rampak Bedug Banten dalam alokasi dana Bansos 2012.  Tim Rampak Bedug Banten SIKL asuhan Ibu Aan Mulyani tentu saja menambah semarak khazanah kesenian Indonesia di SIKL selain Gamelan dan Angklung.

Sebelum Rampak Bedug Banten mengalun, Bapak Sulton Kamal tampil ke panggung mengajak para hadirin untuk bersholawat bersama. Beliau mengingatkan hadirin untuk tidak menjadi orang yang bakhil sebagaimana digambarkan Rasulullah SAW, yaitu orang yang enggan bersholawat kepadanya.  Sholawat yang kita lantunkan setiap hari adalah bukti cinta kita kepada Nabi Muhammad SAW, tambahnya.

Bapak Kuntoro selaku koordinator pelatihan Tim Rampak Bedug Banten SIKL menyatakan cukup puas atas penampilan siswa-siswi SIKL tersebut.  Menurut beliau, pelatihan 5 hari yang mengundang 2 pelatih profesional dari Banten yaitu Kang Yadi dan Kang Budi terlalu singkat untuk dapat menghasilakan atraksi yang lebih dari itu.  “Jadi, menurut saya, penampilan Rampak Bedug Banten SIKL tadi sudah cukup optimal,” imbuhnya.

Acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kemudian dilanjutkan dengan Ceramah Maulid yang bertema Akhlak Mulia Rasulullah SAW Teladan Umat.  Ustadz Miftahudin Kamil, MA memaparkan betapa Rasulullah SAW sejak masih kecil diakui oleh kaumnya sebagai pribadi yang jujur, ramah, siap menolong orang lain, dan dapat dipercaya.  Kemuliaan akhlaknya membuat orang lain kagum, dan menjadi pintu hidayah bagi mereka.

Leave a Reply