Petrosains dan Aquaria KLCC Jadi Tempat Belajar

Kuala Lumpur – Dalam rangka meningkatkan pelaksanaan pembelajaran dan proses belajar mengajar (KBM) yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, dan memotivasi peserta didik berpartisipasi aktif, maka perlu diciptakan kegiatan pembelajaran yang bervariasi, karena pembelajaran ilmu pengetahuan sangat mensyaratkan terhadap kemampuan siswa untuk menguasai pernik-pernik pendalaman pada ranah kognitif, psikomotor dan afektif secara terpadu.

Meskipun dilengkapi dengan media dan alat peraga yang memadai, terkadang proses kegiatan belajar mengajar (KBM) yang berlangsung di dalam kelas masih saja dipandang belum memenuhi syarat sebagai sebagai pembelajaran Contextual Teaching Learning (CTL).
 
Untuk memenuhi keperluan diatas  pada 26 November 2013 para siswa Sekolah Dasar (SD) Sekolah Indonesaia Kuala Lumpur (SIKL) pada semester satu (ganjil) yang lalu telah mengadakan kunjungan belajar ke Aquaria KLCC dan Petrosains : Taman air besar, yang terdapat didalamnya sekitar 20,000 biota daratan dan air, serta lebih dari 250 jenis hewan air maupun darat yang berbeda), dan Pusat peragaan ilmu pengetahuan dan miniatur industri minyak Malaysia.
 
Sebagaimana diungkapkan oleh salah satu guru kelas 3 SD, Dewi Kartikaningrat bahwa : Peserta didik di SIKL setiap semester selalu mengadakan pembelajaran di luar kelas, “Mereka para siswa perlu ditunjukkan dan dibimbing secara kontektual dalam kegiatan pembelajaran, ini penting untuk memberikan pengalaman langsung kepada para peserta didik” : Ujar pendidik yang sering dipanggil anak-anaknya “Bu Dewi K (Ke’)”
 
Kegiatan PBL (Project Based Learning) yang berlangsung selama setengah hari penuh itu diikuti oleh 110 siswa-siswi SD kelas 1 sampai 3 didampingi 10 orang guru kelas dan pembimbing yang mengajar di jenjang sekolah dasar, serta perwakilan dari komite sekolah.
 
Dalam sambutannya sebelum secara resmi melepas rombongan PBL untuk jenjang SD, Kepala Sekolah Drs. Banjir Sihite, M.Pd menekankan bahwa dari kegiatan pembelajaran lapangan ini diharapkan akan terwujud bentuk pembelajaran ilmu pengetahuan yang memenuhi Contextual Teaching Learning (CTL), karena di kedua tempat yang dijadikan tempat pembelajaran di luar kelas (Aquaria dan Petrosains KLCC) semua peserta didik dapat melakukan simulasi sains, dan ilmu pengetahuan lainnya dengan peralatan lebih lengkap serta mengetahui penerapannya dengan lebih luas.
 
Adapun followup dari kegiatan PBL SD, dilaksanakan pada hari berikutnya di dalam kelas, dengan melaksanakan dan mengerjakan secara pribadi maupun berkelompok tugas yang telah dibekalkan oleh para guru kelas dalam bentuk lembar kerja siswa (LKS). Hasil dari pengamatan dan pembelajaran siswa di Aquaria dan Petrosains kemudian didiskusikan bersama masing-masing guru pembimbing dan guru kelas, hasil yang terbaik dipilih dan dilombakan kemudian diambil sebagai pemenang ke  I, II dan III untuk diberi reward sebagai stimulus dalam pembelajaran. (Sltn)

Leave a Reply