SIKL Gandeng Malaysia Selenggarakan Festival Pantun Negeri Serumpun

Kuala Lumpur-SIKL: Setelah mendapat kebenaran dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur untuk rencana penyelenggaraan Festival Pantun Pendidikan Negeri Serumpun, kini Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) melakukan penjajakan kerjasama dengan Jabatan Kebudayaan dan Kesenian Negara (JKKN) Malaysia.

Kepala Sekolah Dr. Encik Abdul Hajar, M.M melakukan pertemuan dengan Wakil Direktur JKKN Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur Tuan Salehuddin Md Salleh di kantor JKKN, Jumat (19/2) pagi. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Panitia Taufiq Hasim Salengke, Wakil Ketua Nunik Heri Wahyuni, dan Sekretaris Bayu Hendro Satriyo.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, disampaikan rencana kerjasama dengan pihak kebudayaan Malaysia demi suksesnya acara yang akan melibatkan guru dan siswa dari empat negara, yakni: Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.

Acara festival terdiri dari cerdas cermat pantun, lagu pantun berirama, webinar pantun pendidikan internasional, dan malam apresiasi untuk pemenang lomba. Selain itu, direncanakan juga untuk menerbitkan buku pantun yang isinya diseleksi dari pantun terpilih para peserta.

Pihak JKKN menyampaikan rasa bangga akan ide kreatif Sekolah Indonesia Kuala Lumpur yang sangat responsif dengan pengakuan UNECO-PBB terkait pantun sebagai warisan dunia tak benda milik Indonesia dan Malaysia. “Kalau kita tak bergerak atau tak berbuat apa-apa, pengakuan UNESCO bisa ditarik kembali. Maka dari itu, kami siap mendukung program festival pantun ini, agar kita bisa terus bisa melestarikan budaya bersama,” ungkap Tuan Salehuddin.

Lebih lanjut disebutkan bahwa JKKN aman melakukan koordinasi dengan Kementerian di Putrajaya agar kita bisa lebih leluasa bergerak dan mudah dalam segala urusannya. “Kami akan coba atur proses peserta dari sekolah-sekolah di Malaysia dan juga mengusulkan pemateri webinar serta orang-orang ahli pantun sebagai juri,” tambah Tuan Salehuddin.

Dalam kesempatan tersebut, JKKN juga berharap bisa mengadakan kerjasama lebih luas lagi dalam kegiatan kebudayaan, sehingga hubungan Indonesia dan Malaysia benar-benar terajut kuat sebagai negara tetangga serumpun.(THS)