Semarak Sambutan Tahun Baru Islam 1438 Hijriyah

Kuala Lumpur – SIKL: Keluarga Besar Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) merayakan sambutan Tahun Baru Hijriyah yang mengusung tema “Islam Gemilang Dalam Bingkai Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW”. Hadir dalam kesempatan ini Pejabat Fungsi Pensosbud KBRI Kuala Lumpur, Ketua Komite sekolah, Dharma Wanita KBRI Kuala Lumpur, wali murid, staf KBRI dan seluruh keluarga besar sekolah.

Dimulai dengan irama gamelan oleh siswa-siswi kelas IX SMP yang dengan lincah dan telaten memain irama lagu solawat bimbingan maestro SIKL, Bpk. Djamal Bakir.

Para guru tak ketinggalan memeriahkan acara yang bernuansa putih ini. Pak Herman Sahara dan tim akustiknya mengalunkan lagu “Hanya Nama-Mu”. Sementara itu, kolaborasi gamelan dengan Pak Marjuki dan Pak Romitar yang membawa lagu-lagu bernafaskan Islam telah menambah khidmatnya acara.

OSIS SIKL sempat menghipnotis semua yang hadir dalam aula sekolah dengan lagu “Dengan Nafasmu” yang kemudian dilanjutkan dengan tayangan film pendek hasil kreasi siswa SMA-SIKL.

Acara kembali khidmat dan hening dengan alunan ayat suci al-Qur’an oleh Ustadz Darwin Hasibuan dan juga saat tim Haflah yang mengalunkan ayat-ayat suci al-Quran dan solawat secara berkelompok.

Kepala Sekolah, Drs. H. Agustinus Suharto, M.Pd dalam pidato sambutannya menegaskan bahwa diadakannya sambutan dan perayaan tahun baru Islam ini karena keluarga besar sekolah ingin memberi makna edukasi dalam menyambut dan memperingati tahun baru dengan penuh nilai edukasi.

Kepala Sekolah berharap, refleksi tahun baru hijriyah ini membawa perubahan besar bagi sekolah dan juga masyarakat Indonesia di Malaysia. Di sela-sela acara, Kepala sekolah juga melantik ROHIS sekolah. Adapun Ketua ROHIS Putra, Muhammad Amirul Reza dari kelas X IPS dan Ketua ROHIS Putri, Citra Agustin dari kelas X IPA.

Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Kuala Lumpur, Bpk. Trigustono yang menyampaikan sambutan Duta Besar Herman Prayitno menggarisbawahi perubahan pola fikir, sikap ke arah yang lebih positif supaya kita selalu maju dan berkembang sesuai dengan makna hijrah yakni dinamis.

Harapan perubahan bagi sekolah dan pelajar juga disampaikan oleh Ketua Komite Sekolah, Dr. Lily Yuliadi. “Kita warga sekolah dan sebagai muslim harus berwawasan global supaya kita bisa berperan untuk kemajuan sekolah,” ujarnya.

Makna hijrah disampaikan oleh penceramah dari Sumatera Utara, Ustadz  Khairul Akmal Tambuti yang mengupas nilai-nilai hijrahnya kaum muhajirin dari Mekah ke Madinah yang menjadi simbol perubahan masyarakat Islam menuju kemenangan, kedamaian dalam nuansa persaudaraan yang hakiki.

Diharapkan  pelajar-pelajar dapat mengambil hikmah dari acara sambutan tahun baru hijriyah supaya terbiasa mengawali tahun baru dengan cara yang mendidik moral.* (THS)