Variasi Metode Pembelajaran diterapkan guru SIKL

Kuala Lumpur – SIKL: Pembelajaran masa kini merupakan pembelajaran yang berorientasi pada dunia nyata. Pembelajaran yang disesuaikan pula dengan tahap perkembangan anak. Tampaknya pembelajaran yang demikianlah yang diterapkan di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur ketika TJC (Tim Jurnalistik CIlik) melakukan pemantauan. Kamis (15/3/2018) pagi.

“Siswa SMP kelas IX.2 saat ini sedang melakukan pembelajaran dengan metode Project Based Learning. Pembelajaran ini mengambil tema Nikmatnya Menuntut Ilmu dengan produk “short movie“. Diharapkan pada dunia nyata, anak-anak mengenal dan mengetahui sistem perfilman”, jelas Armansyah Harahap. M.Pd guru mata pelajaran Agama Islam pembimbing PBL ini.

Sementara di taman mini depan Sekolah ini terlihat pula siswa kelas VI SD sedang melakukan diskusi. “Kami sedang berdiskusi terbimbing untuk pembelajaran tematik untuk membahas penyesuaian indikator SKL dan penerapannya pada materi pembelajaran. Kami sering berdiskusi.”

“Dengan melakukan diskusi ini kami mendapat informasi lebih dari buku maupun bahan pembelajaran lain yang dikuasai teman.”

“Tempat diskusi disini merupakan pilihan kami, tempat ini rindang dan sejuk, sehingga nyaman untuk pembelajaran.” kata Adib yang menjadi salah seorang ketua kelompok.

Lain halnya kelas X-IPA. Para Siswa terlihat sibuk melakukan presentasi produk olahan jamur, auh sebelum persentase ini siswa telah mempelajari teori klasifikasi jamur, serta telah mempraktikkan tumbuhnya jamur dan observasi mikroskopis struktur jamur di laboratorium biologi atas bimbingan guru mata pelajaran Ibu Julia Astutik, M.Pd.

“Pembelajaran ini akan menghasilkan pengetahuan pembentukan jamur, pemanfaatan jamur pada produk makanan olahan,  dan akhirnya mendorong anak untuk berwira usaha”, jelas Ibu guru yang mudah tersenyum ini.

“Beginilah salah satu metode pembelajaran yang diterapkan oleh para guru di SIKL, guru harus bisa berinovasi dan menunjukkan ide-ide kreatif dalam proses belajar mengajar sehingga pembelajaran menjadi efektif dan menyenangkan. ujar  kepala Sekolah Drs. H. Agustinus Suharto, M.Pd.

Suasasana pembelajaran yang sungguh bervariasi. Sekolah menjadi hidup dan kedepan lulusan SIKL bisa bersaing di dunia global dan berhasil pada bidangnya masing-masing. (DK)