KOMITE SEKOLAH PANTAU UJIAN NASIONAL SIK

Kuala Lumpur, Relasa , 24 Maret 2010. – Hari ketiga UN SMA, giliran Komite Sekolah melakukan pantauan. Tim pemantau dari Komite Sekolah dipimpin ketuanya, Aninda L dan didampingi Stafnya; Rina Novianti, Novita Sukandarini, Hanifah Prajitna, dan  Joko Satriyo. Komite meminta penjelasan  seputar UN kepada kepala sekolah dan panitia.

Elslle Y. A. Sheyoputri, M. Hum. menyampaikan bahwa pelaksanaan UN kondusif dan semua sesuai prosedur. Panitia, Pengawas, dan Pemantau telah bekerja sesuai aturan, bahkan telah menandatangani pernyataan untuk menjaga kerahasiaan negara.

Pelayanan siswa senantiasa diutamakan. Siswa diperlakukan sama. Misalnya bagi siswa belum membayar, diberi hak yang sama untuk mengikuti UN. Tidak dibeda-bedakan.

Jaring-jaring pengaman UN 2010 telah bekerja maksimal. Guru mata pelajaran tidak berada di tempat ujian pada saat ujian mata pelajarannya diujikan. Sistem tepat duduk dengan Sistem paket soal A B sehingga membentuk urutan diagonal, sehingga mempersulit kesempatan saling bertanya. Pemantau independen senantiasa memantau tahapan-tahapan UN secara teliti. Demikian penjelasan Saparuddin Mappa, M.Pd. saat diberondong pertanyaan dari Tim Komite Sekolah di Ruang Panitia.

 “Hari ini memang suasananya lain. Banyak yang merasa waktunya kurang. Ada yang belum selesai mengerjakan tapi waktu sudah habis. Tak banyak sich Pak, kalau  saya biasa saja. Siaplah, yakin bisa.” Ungkap Ananda Malindo sambil menghabiskan satu butir baksonya di kantin sekolah.

“ Hasil pantauan tim Komite Sekolah mendapati pelaksanaan UN sudah baik, sudah sesuai yang diharapkan. Kami memantau keselurahan pelaksanaan, bahkan kami bisa menyaksikan saat penandatanganan berita acara hasil ujian dan menyegelan amplop hasil ujian.” Tutur Joko Striyo, sekretaris Komite Sekolah.

Leave a Reply