Peduli Ananda Khairul Hakimi

Kuala Lumpur – Setiap orang pasti tidak mau sakit, karena sehat adalah kenikmatan yang luar biasa yang diberikan oleh Allah SWT kepada hambanya. Namun seandainya sakit itu datang, tentu kita tidak bisa menolak karena itu merupakan ketentuan al-Kholik kepada hambanya untuk menguji apakah kita bisa bersabar dan bersyukur terhadap apapun yang telah diberikanNya kepada kita.

Demikian juga kira-kira seperti yang dialami oleh anak kita, ananda Khairul Hakimi yang menderita penyakit Cancer Thyroid atau Kelenjar Getah Bening. Ananda adalah siswa kelas 3 Sekolah Dasar (SD) Sekolah Indonesia Kuala Lumpur yang sejak beberapa minggu yang lalu diketahui terkena penyakit tersebut dan sampai saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit University Kebangsaan Malaysia (HUKM) Bandar Tun Razak – Cheras.

Untuk meringankan beban kedua orang tuanya dalam upaya penyembuhan penyakitnya, Alhamdulillah sejauh ini dari berbagai kalangan di Kuala Lumpur, khususnya masyarakat Indonesia disini baik secara institusi maupun individual, banyak yang peduli mengulurkan bantuan kepada keluarga ananda Hakimi. Sehingga secara financial untuk tahap awal penanganan Hakimi di Hospital insya Allah bisa segera terselesaikan.

Untuk sementara sejak Kamis, (26/3/2015) ananda akan dibawa pulang ke rumah dan mendapatkan perawatan jalan, sambil menunggu perkembangan kesembuhannya. Tapi seminggu kemudian harus melakukan control dan pemeriksaan lanjut ke Rumah Sakit lagi, demikian sebagaimana informasi yang diperoleh dari bapak Hasbi ayahanda Khairul Hakimi.

Keluarga melalui Pak Hasbi juga mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah sudi mengulurkan bantuan, membantu meringankan beban keluarga beliau dengan sakitnya si putra tercinta, terutama kepada Keluarga Besar SIKL, para Orang Tua siswa, forum-forum pengajian, dan Masyarakat keseluruhan yang tidak bisa disebutkannya satu-persatu, semoga hanya Allah SWT semata yang akan membalasnya dengan pahala yang berlipat ganda.

Bagi kita umat muslim, Nabi kita Muhammad SAW mengajarkan tentang kepedulian terhadap kecintaan dan kasih sayang sesama saudara muslim, dimana dalam salah satu haditsnya beliau bersabda yang kurang lebih artinya sebagai berikut: “An-Nu’man bin Basyir berkata, Nabi SAW bersabda, ‘Anda akan melihat kaum mukminin dalam kasih sayang dan cinta-mencintai, pergaulan mereka bagaikan satu badan, jika satu anggotanya sakit, maka menjalarlah kepada lain-lain anggota lainnya sehingga badannya terasa panas dan tidak dapat tidur.” H.R. Bukhori.

Demikian juga kita diajarkan oleh Nabi kita untuk memenuhi hak-hak saudara kita yang harus kita tunaikan, sebagaimana sabdanya: “Hak seorang Muslim atas Muslim lainnya ada enam: (1) Jika engkau bertemu dengannya, maka ucapkan salam, dan (2) jika dia mengundangmu maka datangilah, (3) jika dia minta nasihat kepadamu berilah nasihat, (4) jika dia bersin dan mengucapkan hamdalah maka balaslah (dengan doa: Yarhamukallah), (5) jika dia sakit maka kunjungilah, dan (6) jika dia meninggal maka antarkanlah (jenazahnya ke kuburan).” (HR. Muslim).

Semoga dengan sakitnya ananda Hakimi, kita bisa mengambil hikmah yaitu dengan senantiasa menjaga dan selalu mensyukuri kesehatan yang telah diberikan oleh Allah kepada para hambaNya. Dengan kejadian ini hendaknya kita juga mengambil kesempatan untuk mengamalkan Sunnah Rosul dengan peduli dan membantu terhadap sesama yang sedang tertimpa musibah dan kesusahan,  disamping bisa menunaikan salah-satu hak saudara muslim, yaitu mengunjungi atau menjenguknya ketika sakit. (Sltn)

Leave a Reply