Tarian Siswa TK-SIKL Kembalikan Memori Permainan Tradisional

Kuala Lumpur-SIKL: Dalam acara pentas seni (Pensi) yang diselenggarakan oleh OSIS-MPK Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL), Sabtu(9/3), siswa taman kanak-kanak (TK) mempersembahkan tarian bernuansa permainan tradisional Oray-Orayan dan Cublak-cublak Suweng.

Tarian yang dilatih oleh ibu Rupinis ini, tampak memberi kesan kepada anak-anak TK yang kelihatan menikmati tarian tersebut di atas panggung. Mereka bergerak ke kiri dan ke kanan dengan penuh gembira.

Menurut ibu Rupinis, tujuan dari kreasi ini untuk memperkenalkan kepada anak-anak TK tentang permainan tradisional. “Permainan tradisional ini kaya akan makna dan perludi pelajari, apalagi seiring berjalannya waktu dan perubahan zaman, dimana saat ini anak-anak yg dunianya adalah bermain, mereka sudah tidak lagi mengenal permainan yg kita mainkan tempo dulu,” papar Rupinis.

Menurut Rupinis lagi, nilai serta pesan moral yg kontekstual, sudah tergantikan dengan mainan yg berbauh tekhnologi ,mereka sudah asyik dengan bermain gadget, smart phone, games, bahkan sudah mengenal dan memiliki media sosial.

Dalam tema pensi SIKL kali ini, back to the 90’s, siswa TK SIKL yang menampilkan tarian yg bernuansa permainan tradisional mengingatkan kita semua akan seni tradisional yang pernah bermasyarakat dahulu kala. “Alhamdulillah anak- anak menari sembari bermain terlihat dengan kompak dan riang gembira,” pungkas Rupinis.(THS)