Workshop Evaluasi Implementasi Program Living Curriculum

Seremban – SIKL: Guru dan Tendik Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) mengikuti Workshop evaluasi implementasi program Living Curriculum di Seremban, 26-28 Maret 2021.

Acara Workshop diresmikan oleh Wakil Duta Besar RI Agung Cahaya Sumirat. Hadir pada kesempatan tersebut Atdikbud Mokhamad Farid Maruf beserta staf Erwinsyah dan Endang Salashinta Wagiastuti.

Kepala SIKL Dr. Encik Abdul Hajar melaporkan bahwa kegiatan kali ini untuk menindaklanjuti persiapan buku saku tentang materi program Living Curriculum yang telah disusun di Melaka beberapa waktu yang lalu.

“Dengan adanya buku saku, akan menjadi self assessment Living Curriculum bagi siswa, sehingga program ini benar-benar dapat terpantau dengan baik oleh sekolah,” papar Kepala Sekolah.

Atase Pendidikan KBRI Kuala Lumpur dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada sekolah yang senantiasa selalu punya ide kreatif. ” Sekolah harus selalu berusaha membuat siswa merasa senang belajar karena sekolah tidak lagi berbasis kompetensi, tetapi harus membuat anak memiliki kreativitas mencari tahu segala hal-hal baru untuk menambah pengetahuan,” jelas Atdikbud.

Sementara itu, dalam pidato peresmian Workshop, Wakil Duta Besar mengajak para guru untuk menyamakan semangat dengan pemerintah di dalam negeri dan KBRI. ” Kita harus bangun optimisme dengan mengimbangi SDM dan SDA dalam menghadapi tantangan hidup yang semakin besar, ” jelasnya.

Dalam peresmian workshop, diadakan juga soft launching slogan sekolah i-DIPLOMASI. Slogan tersebut diharapkan menjadi school brand yang memberikan semangat baru bagi siswa dalam upaya recall to school spirit untuk lebih cinta belajar, baik di sekolah, maupun di rumah. (THS)