Siswa Luther College Australia Belajar Bahasa Indonesia dan Angklung di SIKL

Kuala Lumpur, SIKL; Sekolah Indonesia Kuala Lumpur mendapatkan kunjungan dari Luther College, Melbourne, Australia (Jumat, 20/09/2019). Terdiri dari 5 orang siswa SMA dan didampingi oleh 2 orang guru. Menurut Ian Hutcheson, bahwa tujuan kunjungan ini adalah dalam rangka belajar bahasa Indonesia dan mempraktekkannya. Bahasa Indonesia adalah salah satu bahasa pilihan yang dapat dipelajari siswa di sekolahnya selain bahasa Inggris.

Rombongan diterima oleh Kepala SIKL, Dr. Encik Abdul Hajar, M.M, Dra. Ruwiyati, dan Deany Yasir Wirya, S.Pd,. Rombongan langsung dibawa ke ruang kelas X IPA untuk belajar bahasa Indonesia bersama dengan siswa-siswi Sekolah Indonesia Kuala Lumpur. Siswa terlihat antusias dan senang dalam mengikuti pelajaran Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) yang diajarkan oleh salah seorang  guru SIKL, Ibu Astri Rahayu, S.Pd.  Mereka juga langsung praktek berbicara dengan bahasa Indonesia yang dikuasai. Bahkan siswa-siswa SIKL juga harus berbicara dalam bahasa Indonesia dalam berkomunikasi dengan siswa Australia tersebiut, agar memperlancar kemampuan berbahasa mereka.

Setelah 2 jam belajar bahasa Indonesia, mereka langsung menuju ruang kesenian. Mereka langsung belajar angklung yang dipandu oleh Drs. Moch. Dadang Soleh, M.A. Dalam kesempatan tersebut mereka memainkan lagu Ode to Joy karya Beethoven dengan angklung.

Menurut Charlie, salah seorang siswa SMA Luther College Melbourne yang sangat menyukai olahraga Basket itu sangat menikmati kunjungan tersebut. Karena selain dapat berbicara langsung dengan orang Indonesia, ia juga dapat pengalaman yang tak kalah berharganya, yaitu bermain angklung salah satu alat musik tradisional dari Jawa Barat, Indonesia.

“Pengalaman ini menambah wawasan saya. Saya menjadi lebih mengerti tentang aksen Australia,  dapat mempraktekkan bahasa Inggris, dan  juga bisa mengajarkan sedikit bahasa Indonesia kepada mereka serta menjadi tahu olahraga paling terkenal di Australia yaitu  Australian Footbal, Ujar Hanif Nurrifky  selaku ketua OSIS yang mengikuti kegiatan tersebut. (Deany Yasir)